Kemenangan Inter Milan atas Venezia dalam lanjutan kompetisi Liga Italia menyisakan cerita menarik dari sang pelatih. Dilansir dari Football Italia, pelatih Nerazzurri secara terbuka mengakui timnya dinaungi keberuntungan setelah mengamankan tiga poin penuh lewat skor 2-0. Meski sukses mengamankan posisi di papan atas klasemen sementara, performa tim dinilai jauh dari memuaskan sepanjang babak pertama pertandingan.

Dua gol kemenangan Nerazzurri lahir bukan dari proses serangan yang matang, melainkan melalui dua gol bunuh diri pemain Venezia. Situasi ini membuat Cristian Chivu merasa geram di pinggir lapangan akibat lambatnya aliran bola serta kurangnya energi dari para pemainnya. Ia bahkan secara blak-blakan menyebut ingin melakukan pergantian besar-besaran saat turun minum demi merespons jalannya laga yang berada dalam tekanan lawan.

Penampilan impresif dari Carlos Augusto kembali menjadi sorotan penting di lini pertahanan sekaligus berkontribusi dalam proses gol bunuh diri kedua lawan. Pemain asal Brasil tersebut tetap dipaksakan tampil meski sempat mengalami gangguan kesehatan berupa masalah perut. Kontribusinya musim ini dinilai sangat vital bagi kestabilan taktik tim yang kini mengoleksi 25 poin dari sembilan pertandingan pembuka.

Hasil positif ini sekaligus menjaga momentum positif Inter jelang menghadapi laga Derby della Madonnina menghadapi rival sekota mereka akhir pekan mendatang. Ujian berat menanti setelah AC Milan baru saja menelan kekalahan pahit 4-2 dari Bologna di San Siro. Evaluasi total langsung digencarkan sang pelatih agar mentalitas dan fisik skuadnya berada di level optimal pada duel sarat gengsi tersebut.