Konflik panas antara Cristiano Ronaldo dan pelatih Jorge Jesus mulai memakan korban di luar lapangan hijau. Ekor dari perseteruan ini merembet hingga ke ranah media massa Portugal, di mana pengacara sang pelatih memutuskan untuk meletakkan jabatannya sebagai kolumnis tetap.

Luís Miguel Henrique, pengacara Jorge Jesus, secara resmi mengumumkan bahwa dirinya telah mengundurkan diri dari kolom mingguan di surat kabar Record. Keputusan ini diambil murni atas inisiatif pribadi tanpa ada paksaan dari pihak mana pun. Ia merasa langkah tersebut harus ditempuh demi menjaga integritas dan independensi pandangannya di muka publik.

Alasan utama di balik pengunduran diri ini berkaitan erat dengan kepemilikan media tersebut. Perusahaan induk Medialivre yang menaungi Record diketahui memiliki saham yang dipegang oleh sang kapten Timnas Portugal. Menurut sang pengacara, tidak etis jika dirinya tetap menerima bayaran dari sebuah perusahaan di mana pihak yang sedang berseteru dengannya memiliki kepentingan di dalamnya.

Dalam kolom perpisahan terakhirnya yang berjudul My last dance, kritikan tajam sempat dilayangkan kepada pemilik nomor punggung 7 tersebut terkait berbagai keputusan dan pernyataan kontroversialnya. Ketegangan ini sendiri bermula dari insiden di skuad nasional ketika sang penyerang hanya duduk di bangku cadangan saat melawan Norwegia, yang berujung pada sanksi skorsing sementara dari federasi.

Kini, perselisihan yang awalnya hanya melingkupi ruang ganti tim nasional telah mengubah lanskap media Portugal secara terbuka. Komite Investigasi Disiplin saat ini masih memproses kasus sang bintang, sementara publik menunggu bagaimana kelanjutan hubungan panas antara pemain dan pelatih ini di masa depan.