Panggung Serie A akhir pekan ini bakal menyajikan atmosfer panas ketika Juventus harus meladeni tantangan dari Lazio di Stadio Olimpico. Di tengah perburuan posisi papan atas klasemen, tensi pertandingan dipastikan melonjak berkat kehadiran gelandang enerjik Davide Frattesi di kubu tuan rumah. Sang pemain ternyata menyimpan cerita menarik di balik keputusannya menolak pinangan Si Nyonya Tua pada bursa transfer musim panas lalu demi kembali memperkuat klub masa kecilnya.

Dilansir dari Football Italia yang merujuk pada laporan TuttoMercatoWeb, manajemen Juventus sejatinya sempat melayangkan penawaran serius untuk memboyong gelandang berusia 27 tahun tersebut ke Turin. Namun, alih-alih mengenakan seragam hitam-putih milik Bianconeri, mantan pemain Inter Milan itu lebih memilih pulang kampung ke Olimpico demi mengemban peran yang jauh lebih krusial dan masif di lini tengah Biancocelesti.

Keputusan bulat yang diambil sang gelandang praktis memberikan bumbu penyedap tersendiri jelang duel sarat gengsi ini. Mengingat kedua kesebelasan sama-sama sedang ngotot mengamankan posisi terhormat di zona papan atas klasemen sementara, kehadiran pemain bernomor vital di lini tengah ini diyakini bakal menjadi pembeda dalam pertarungan taktik sengit melawan skuad asuhan pelatih lawan.

Catatan historis juga menunjukkan bahwa sang gelandang kerap menjadi mimpi buruk bagi Si Nyonya Tua di masa lalu. Harian Il Messaggero sempat mengenang kembali momen manis ketika ia sukses mencetak gol pembuka saat Sassuolo mempermalukan tuan rumah dengan skor 2-1 di Turin pada Oktober 2021 silam, sebuah torehan emosional yang hingga kini masih melekat kuat dalam karier profesionalnya.

Kini, gelandang andalan Timnas Italia tersebut bersiap kembali menebar ancaman nyata ke jala gawang Juventus akhir pekan nanti. Berbeda dari masa lalu, kali ini ia akan berjuang habis-habisan di hadapan publik sendiri dengan mengenakan jersey kebanggaan klub masa kecilnya, membawa misi besar untuk mempermalukan raksasa Turin demi ambisi merangsek ke puncak klasemen.