Ada-ada saja ulah pelatih Roberto de Zerbi usai anak asuhnya menyelamatkan satu angka di kandang Manchester United. Alih-alih marah karena kartu merah, sang manajer justru meluapkan rasa terima kasihnya kepada Rodrigo Bentancur yang diusir wasit pada menit-menit krusial pertandingan. Drama di Old Trafford ini memberikan warna tersendiri di tengah periode sulit yang sedang melanda tim London Utara tersebut.

Duel sengit tersaji ketika Tottenham Hotspur tertinggal lewat gol lawan sebelum insiden memanas pecah pada menit ke-78. Gelandang asal Uruguay tersebut terlibat friksi sengit dengan Luke Shaw yang berujung pada kartu merah akibat melakukan kontak fisik kepala. Skuad tamu yang tertinggal dan bermain dengan 10 orang justru terlihat bangkit secara drastis setelah insiden tersebut terjadi di atas lapangan hijau.

Mentalitas pantang menyerah itu berbuah manis ketika penyerang tajam Dominic Solanke sukses mencetak gol penyeimbang lewat sundulan maut pada menit kedua tambahan waktu babak kedua. Gol krusial ini memastikan skor berakhir imbang 1-1 sekaligus memutus tren negatif berkepanjangan. De Zerbi secara terbuka mengakui bahwa timnya membutuhkan karakter keras dan darah segar seperti yang ditunjukkan dalam insiden panas tersebut.

Meskipun mampu mencuri satu poin berharga, situasi klub saat ini masih berada di zona merah klasemen sementara Premier League musim ini. Mereka masih kesulitan mengemas kemenangan perdana dari enam laga pembuka yang sudah dijalani. Kendati demikian, performa spartan di kandang Setan Merah dinilai sebagai titik balik penting untuk membangun kekompakan skuad anyar yang baru dibentuk.

Manajemen klub kini telah merencanakan pemusatan latihan cuaca hangat di Spanyol demi mempererat chemistry antar pemain setelah belanja besar-besaran di bursa transfer. Tantangan berat berikutnya sudah menanti di depan mata, di mana mereka harus segera membuktikan konsistensi permainan demi keluar dari tekanan besar pendukung setia mereka.