Winger muda AC Milan, Diego Moreira, baru-baru ini menceritakan kisah di balik sosok-sosok yang membentuk karier sepak bolanya. Dalam wawancara eksklusif bersama DAZN menjelang laga Derby della Madonnina, pemain berusia 22 tahun ini tanpa ragu menyebut kompatriotnya asal Belgia, Eden Hazard, sebagai sebuah inspirasi besar dalam perjalanan kariernya di lapangan hijau.

Ketika ditunjukkan foto mantan bintang Chelsea dan Real Madrid tersebut, Moreira memberikan pujian setinggi langit. Bagi pemain yang didatangkan Rossoneri musim panas lalu dengan mahar senilai sekitar Rp850 Miliar ini, menonton aksi Hazard semasa kecil adalah bahan bakar utama untuk terus berkembang. Ia merasa kagum dengan talenta luar biasa yang dimiliki sang maestro dan berterima kasih atas apa yang telah diberikan Hazard untuk dunia sepak bola.

Namun, ketika foto Cristiano Ronaldo dimunculkan, cerita bergeser ke tingkat kekaguman yang berbeda. Moreira dengan tegas mengakui bahwa megabintang asal Portugal tersebut adalah pemain favoritnya sepanjang masa sekaligus yang terhebat. Bahkan, ia sempat berniat meniru gaya rambut sang idola, meski niat itu harus urung karena rambutnya yang terlalu lebat. Konsistensi Ronaldo di usia senja yang tetap menjaga kondisi fisik dan terus mencetak gol membuat Moreira merasa bersyukur bisa lahir di era kejayaan sang legenda.

Kagum pada sang idola turut memengaruhi pilihan nomor punggungnya di San Siro. Moreira sempat menginginkan nomor 7 yang identik dengan legenda klub, sebelum akhirnya memutuskan mengenakan nomor 22 yang dianggapnya sangat cocok dan sebuah kehormatan besar. Dukungan adaptasinya di Italia juga berjalan mulus berkat bantuan gelandang berpengalaman, Adrien Rabiot, yang kerap menemaninya berbincang di ruang ganti.

Kini, pemain yang telah mengemas tiga gol dan satu assist dari tujuh penampilan di semua kompetisi musim ini tengah bersiap menghadapi Inter Milan. Setelah pulih dan kembali berlatih, ketajaman serta motivasi berlipat dari Moreira diyakini bakal menjadi amunisi penting bagi skuad asuhan pelatih AC Milan dalam memburu kemenangan di laga Derby della Madonnina yang sarat gengsi.