Publik Anfield kini tengah dihadapkan pada satu pertanyaan besar terkait performa gelandang serang Florian Wirtz yang belum juga menemukan sentuhan terbaiknya. Didatangkan dengan mahar selangit sekitar Rp2,3 Triliun dari Bayer Leverkusen, pemain asal Jerman ini diharapkan mampu menjadi nyawa permainan Liverpool. Namun, setelah lebih dari semusim mengenakan jersey Merah, kontribusinya di atas lapangan masih jauh dari ekspektasi publik tribun.
Sorotan tajam semakin mengarah ke pundaknya menyusul kekalahan dari Manchester City, di mana ia ditarik keluar pada menit ke-66 oleh manajer Andoni Iraola. Perbandingan dengan mantan target incaran lainnya, Rayan Cherki, yang tampil cemerlang bersama City dengan harga jauh lebih murah, semakin memperkeruh suasana. Legenda klub seperti Jamie Carragher bahkan dengan tegas menyuarakan agar Wirtz diistirahatkan sementara dari tim utama demi kebaikan keseimbangan taktik skuad.
Di sisi lain, pembelaan turut datang dari sang juru taktik. Dilansir dari BBC Sport, Andoni Iraola memilih pasang badan dan melihat persoalan ini dari sudut pandang kolektif alih-alih menyudutkan individu tertentu. Dukungan moral serupa juga disuarakan oleh mantan pelatih timnas Jerman, Jurgen Klopp, yang meyakini bahwa kualitas luar biasa Wirtz akan terlihat jika dikelilingi oleh sistem tim yang berfungsi optimal. Meski sempat mencatatkan 95 peluang diciptakan dari permainan terbuka musim lalu, momen pembeda dari sang gelandang masih terlalu jarang terlihat.
Tekanan kini kian menumpuk di pundak pemain berusia 23 tahun tersebut di tengah badai cedera yang melanda lini depan Liverpool. Dengan jadwal padat yang menanti di kopepetisi domestik maupun Eropa, keputusan berani harus segera diambil oleh tim kepelatihan. Apakah Wirtz akan diberi kesempatan kedua untuk membuktikan diri, atau justru harus rela merasakan panasnya bangku cadangan dalam beberapa laga krusial mendatang?
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang