Ketegangan antara staf medis Timnas Italia dan klub Serie A akhirnya memicu respons resmi setelah pelatih Como melontarkan kritik pedas. Dokter tim nasional, Angelo De Carli, dengan tegas membantah tudingan kurangnya komunikasi terkait kondisi kebugaran penyerang andalan mereka. Polemik ini bermula ketika sang juru taktik klub memprotes keputusan memainkan sang pemain secara penuh meski sedang membawa masalah fisik dari laga internasional sebelumnya.

Dilansir dari Football Italia, benturan yang dialami penyerang tajam tersebut terjadi saat menghadapi Belgia pada partai pembuka jendela internasional. Meski hasil pemindaian MRI kemudian menunjukkan adanya masalah fisik, sang pemain tetap dipaksa turun selama 90 menit penuh ketika Timnas Italia bersua Prancis di Paris. Situasi ini membuat pihak klub meradang karena merasa risiko cedera pemainnya diabaikan demi kepentingan negara di ajang kompetitif.

Menanggapi gelombang protes tersebut, Angelo De Carli memberikan klarifikasi bahwa pihaknya selalu menjalin koordinasi intensif dengan seluruh dokter klub. Menurutnya, pemantauan kondisi fisik pemain dilakukan secara transparan dan berkelanjutan sebelum, selama, hingga pemusatan latihan berakhir. Komunikasi intens tersebut diklaim telah berjalan konsisten sepanjang jeda internasional yang melelahkan dalam beberapa bulan terakhir bagi para pemain.

Kendati demikian, De Carli memilih untuk tidak membahas detail spesifik mengenai waktu pasti pemindaian medis atau tingkat keparahan benturan yang dialami sang pemain. Akibat akumulasi masalah fisik ini, sang penyerang harus meninggalkan skuad lebih awal sebelum laga kontra Turki dan dipastikan menepi selama sepekan hingga sepuluh hari ke depan untuk pemulihan.

Absennya sang penyerang tentu menjadi pukulan telak bagi Como yang harus menghadapi AS Roma pada akhir pekan nanti di ajang Serie A. Padatnya jadwal pertandingan dengan empat laga dalam sebelas hari terbukti menguras kebugaran para pemain, memicu urgensi evaluasi total terhadap sinergi antara tim nasional dan klub di masa depan.