Stadion Pathum Thani mendadak berubah menjadi panggung mimpi buruk bagi tuan rumah ketika Persib Bandung mengamuk di penghujung laga. Tertinggal sepanjang pertandingan dalam ajang ASEAN Club Championship, Maung Bandung menunjukkan mentalitas baja yang membuat tribun terdiam sepi. Situasi sempat terlihat mustahil ketika eksekusi penalti Jude Soonsup-Bell pada menit ke-66 membawa Port FC memimpin dan menjaga keunggulan hingga papan skor menunjukkan menit-menit krusial.
Tekanan bertubi-tubi langsung dilancarkan lini serang tim tamu demi membalikkan keadaan di sisa waktu yang sangat tipis. Kebuntuan akhirnya pecah ketika Mariano Peralta sukses menyamakan kedudukan lewat sepakan mendatar akurat setelah menerima umpan matang dari Balsa Sekulic. Gol penyama ini langsung membakar semangat juang skuad asuhan pelatih Bojan Hodak untuk memburu kemenangan penuh di kandang lawan.
Memasuki masa injury time, gelombang serangan balik kilat semakin tak terbendung oleh lini pertahanan tuan rumah yang mulai kelelahan. Berguinho membawa tim tamu berbalik unggul setelah memaksimalkan umpan terukur hasil kreasi cepat yang memanfaatkan celah kosong di jantung pertahanan lawan. Dominasi lini tengah yang digalang dengan visi matang benar-benar memegang kendali penuh atas tempo permainan di menit-menit akhir.
Belum puas dengan keunggulan tipis, pesta kemenangan semakin sempurna lewat aksi cemerlang yang kembali mengoyak jala gawang Port FC. Umpan matang dari sisi lapangan diselesaikan lewat sundulan terbang akurat yang menutup rangkaian sebelas menit paling mendebarkan dalam sejarah keikutsertaan klub. Kemenangan dramatis ini langsung mendongkrak kepercayaan diri skuad untuk menatap laga berikutnya melawan Shan United di stadion kebanggaan.
Hasil gemilang di tanah Thailand ini memberikan tambahan tiga angka krusial yang mengawali langkah di grup dengan catatan sangat manis. Evaluasi taktikal paruh kedua terbukti ampuh membalikkan situasi sulit menjadi kemenangan epik yang patut dikenang para pendukung setianya. Perjalanan panjang masih menanti di depan mata, namun malam ini milik determinasi tinggi wakil Indonesia di koempetisi regional.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang