Stadion San Siro mendadak bergemuruh dalam ketegangan ketika Alessandro Bastoni harus meninggalkan lapangan lebih cepat akibat insiden konyol di ajang Inter Milan kontra Shakhtar Donetsk. Bek andalan Nerazzurri tersebut diganjar dua kartu kuning hanya dalam kurun waktu dua menit saja di babak kedua pertandingan Eropa ini. Situasi tersebut tentu langsung mengubah dinamika permainan di atas lapangan hijau secara drastis bagi tuan rumah.

Pertandingan sendiri berjalan sangat bikin frustrasi bagi pasukan asuhan Cristian Chivu yang kesulitan membongkar lini pertahanan lawan selama satu jam penuh. Catatan buruk di kompetisi elit Benua Biru seolah terus menghantui langkah mereka musim ini. Tekanan publik stadion yang begitu besar membuat tensi emosi para pemain di atas lapangan meninggi, berujung pada keputusan-keputusan krusial dari sang pengadil lapangan yang memancing kontroversi panas.

Semuanya bermula pada menit ke-66 ketika Nicolo Barella bersiap mengambil sepak pojok di sisi kanan pertahanan Shakhtar Donetsk. Wasit Harm Osmers tiba-tiba menghentikan laga untuk meniup peluit dan mencabut kartu kuning pertama bagi Bastoni usai terlibat argumen sengit dengan Alisson Santana. Sang bek tengah terlihat kebingungan dan sempat mempertanyakan alasan keputusan tersebut langsung kepada sang pengadil pertandingan dengan penuh rasa heran.

Belum reda ketegangan di kotak penalti, kekacauan kembali terjadi menyusul dorongan yang dilakukan Manuel Akanji kepada pemain lawan meski lolos dari hukuman kartu. Sesaat kemudian, situasi berbalik menjadi petaka mutlak ketika sepakan pojok kedua dilepaskan ke jantung pertahanan. Wasit kembali menghentikan permainan setelah Oleh Ocheretko terjatuh akibat dorongan dari belakang yang dilakukan oleh Bastoni.

Tanpa ragu, wasit langsung mencabut kartu kuning kedua yang berujung pada kartu merah bagi sang bek tengah timnas Italia tersebut tepat dua menit pasca kartu pertamanya. Kehilangan satu pemain kunci di sisa waktu pertandingan membuat tugas berat tuan rumah semakin berlipat ganda di bawah tekanan suporter. Dilansir dari Football Italia, insiden kilat ini menambah panjang daftar catatan minor klub dalam rekam jejak laga-laga Eropa sebelumnya.