Panggung AS Roma akhir pekan ini bakal membara ketika mereka harus bertamu ke markas Como di Stadio Sinigaglia. Laga journata ke-6 Serie A ini menyita perhatian banyak kalangan, termasuk mantan pelatih Inter Milan, Andrea Stramaccioni. Pertempuran taktik diprediksi bakal tersaji sengit antara penguasaan bola rapi ala tuan rumah melawan intensitas tinggi yang menjadi ciri khas tim tamu.

Como asuhan Cesc Fàbregas dikenal lewat filosofi penguasaan bola, sirkulasi horizontal yang sabar, serta kreativitas di sepertiga akhir lapangan. Namun, tantangan berat menanti mereka karena Giallorossi datang dengan pressing ketat serta kecepatan vertikal yang mematikan. Dilansir dari Football Italia, Stramaccioni menilai tim yang mampu merusak pola mapan lawan dan memegang kendali tempo akan keluar sebagai pemenang dalam duel panas ini.

Sorotan utama tentu mengarah pada adu skill dua maestro asal Argentina, Paulo Dybala dan Nico Paz. Nama pertama menghabiskan jeda internasional dengan berlatih di Trigoria, sementara sang pemain muda Como sempat memperkuat Tim Tango. Menurut Stramaccioni, Dybala yang beroperasi sebagai second striker masih sedikit lebih berpengaruh bagi Roma jika dibandingkan dengan Paz yang mengemban peran nomor 10 bagi Como.

Situasi di klasemen sementara memperlihatkan ambisi besar kedua kubu. Giallorossi saat ini masih nangkring di papan atas dengan koleksi 13 poin, bersaing ketat dengan Inter Milan dan Lazio, sementara Como menguntit dengan raihan 10 poin penting. Pertarungan di sektor sayap dan ketatnya duel lini tengah dipastikan menjadi kunci utama dalam membongkar rapatnya pertahanan masing-masing lawan.

Meredam ancaman pemain kreatif seperti Martin Baturina dan Assane Diao tentu menjadi pekerjaan rumah bagi barisan pertahanan Roma. Stramaccioni meyakini bahwa pendekatan kolektif dan pressing agresif jauh lebih efektif ketimbang hanya mengandalkan duel satu lawan satu. Sebaliknya, lini belakang Como juga harus bekerja ekstra keras meredam ketajaman duet lini depan Giallorossi sepanjang 90 menit pertandingan.