Kabar duka menyelimuti Inter Miami setelah ayah dari kapten mereka, Lionel Messi, Jorge Messi, meninggal dunia pada Sabtu (11/8) di sebuah rumah sakit di Rosario, Argentina. Ia menghembuskan napas terakhir di usia 68 tahun. Kepergian Jorge menjadi pukulan berat, tidak hanya bagi Messi, tetapi juga seluruh skuad The Herons.
Bek Inter Miami, Facundo Mura, mengungkapkan bahwa seluruh tim merasa terpukul dan memberikan dukungan penuh untuk sang kapten. "Kami sangat terpengaruh oleh apa yang terjadi. Kami berdiri bersama Leo dari kejauhan selama masa sulit ini. Kami memahami apa yang dia alami dan ingin dia tahu bahwa kami mendukungnya dan berada di sisinya," ujar Mura, seperti dikutip dari ESPN FC.
Manajer Inter Miami, Guillermo Hoyos, juga angkat bicara. Ia menyebut kabar ini sebagai "sumber kesedihan yang mendalam" di ruang ganti tim. "Mengenai Leo, kami tahu apa yang terjadi, dan ini rasa malu yang besar, sumber kesedihan yang mendalam, dan kami benar-benar merasakan dampaknya. Ini sangat berat. Sering kali, tidak ada kata-kata untuk itu," kata Hoyos.
Penghormatan Terakhir untuk Jorge Messi
Inter Miami memberikan penghormatan khusus untuk Jorge Messi sebelum pertandingan melawan Club León di Stadion Nu. Sejenak hening dilakukan, nama Jorge Messi ditampilkan di layar stadion, dan para pemain mengenakan ban hitam sebagai tanda berkabung. Pada menit ke-10, nomor yang identik dengan nomor punggung Messi, para suporter turut menyanyikan chant dan mengibarkan bendera dukungan, termasuk spanduk bertuliskan "Fuerza Leo" yang artinya "Tetap kuat, Leo".
Messi sendiri telah terbang ke Rosario pada Sabtu malam dan dilaporkan menghadiri upacara peringatan pribadi. Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan Lionel Messi akan kembali bergabung dengan skuad. Hoyos tidak memberikan jadwal pasti, hanya menegaskan bahwa tim akan terus mendukung Messi kapan pun ia siap kembali.
Inter Miami sendiri dijadwalkan menghadapi Club León pada laga pamungkas fase grup Leagues Cup 2026, Rabu (12/8). Pertandingan ini tentu menjadi ujian berat bagi tim yang kehilangan sosok penting di lapangan dan di ruang ganti. Namun, semangat kebersamaan dan dukungan untuk Messi menjadi prioritas utama.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang