Kursi panas manajer Manchester United kembali memanas setelah serangkaian hasil buruk di berbagai ajang. Tekanan hebat kini tengah mengarah ke ruang ganti Setan Merah, memicu spekulasi liar di bursa transfer pelatih. Sejumlah nama elit Eropa mulai dikaitkan untuk menggantikan posisi di Old Trafford, termasuk juru taktik bermental baja yang sarat pengalaman.

Situasi pelik ini mendapat perhatian khusus dari mantan bek serba bisa, Ashley Young, yang pernah merasakan tangan dingin Antonio Conte. Berdasarkan pengalamannya saat merengkuh Scudetto Serie A bersama Inter Milan pada musim 2020-2021, Young memberikan peringatan keras. Menurutnya, metode latihan yang sangat ekstrem dan intensitas tinggi dari sang pelatih asal Italia bisa memicu masalah besar di skuad Setan Merah saat ini.

Dalam komentarnya baru-baru ini, Young secara terbuka menyebut metode kepelatihan Conte sangat melelahkan secara fisik maupun mental. Mulai dari sesi taktik 11 lawan 11 yang monoton hingga evaluasi kekalahan berdurasi tiga sampai empat jam di ruang ganti. Young menilai tuntutan disiplin militer ala mantan pelatih Juventus tersebut kerap membuat jenuh para pemain, bahkan berbenturan langsung dengan para petinggi klub.

Isu mengenai rendahnya catatan jarak tempuh lari para penggawa Manchester United belakangan ini menjadi sorotan utama media Inggris. Jika masalah etos kerja tersebut tidak segera dibenahi oleh para pemain di atas lapangan, kedatangan pelatih bertemperamen tinggi dipastikan hanya akan menjadi sebuah bencana besar bagi masa depan klub raksasa Premier League tersebut.