Mantan dokter MotoGP, dokter Claudio Costa, secara terbuka menyarankan pembalap Aprilia, Jorge Martin, agar lebih memilih seri Qatar sebagai ajang kembalinya ke lintasan ketimbang memaksakan diri tampil di Malaysia. Pandangan medis ini muncul menyusul cedera patah tulang radius di tangan kanan yang dialami sang juara dunia akibat kecelakaan dalam sesi sprint race di Australia.
Situasi pelik ini bermula ketika insiden kecelakaan di Phillip Island memaksa pembalap andalan Aprilia tersebut harus absen dari rangkaian balapan. Beruntung bagi kubu Jorge Martin, pembatalan balapan utama akibat cuaca buruk membuat posisi perolehan poinnya di papan klasemen sementara tidak tertinggal terlalu jauh dari para rival terdekatnya.
Sebelumnya, sempat muncul spekulasi bahwa sang pembalap berpeluang melakukan comeback cepat pada akhir pekan ini di Sirkuit Sepang, Malaysia. Terlebih lagi, proses pemulihan cederanya tidak mengharuskan pebalap asal Spanyol tersebut untuk naik meja operasi, sehingga memunculkan optimisme palsu di kalangan pendukungnya.
Kendati demikian, dr. Claudio Costa menegaskan bahwa cedera yang terletak di pergelangan tangan kanan memerlukan masa pemulihan yang jauh lebih lama dan presisi tinggi. Mengoperasikan tuas gas dan rem sepeda motor kelas premier membutuhkan kekuatan maksimal pada tangan sebelah kanan, yang mustahil dipaksakan dalam kondisi menahan rasa sakit hebat.
Berdasarkan analisis medis mendalam tersebut, dr. Costa menilai bahwa memaksakan turun di Sepang adalah keputusan yang terlalu berisiko bagi karier sang atlet. Ia meyakini bahwa kondisi fisik Jorge Martin baru akan benar-benar siap dan ideal untuk mengaspal kembali ketika kompetisi bergulir di Qatar.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang