Ketegangan antara legenda hidup Lionel Messi dan manajemen Barcelona kembali memanas ke permukaan publik. Kali ini, kritik tajam datang langsung dari mantan orang nomor satu Blaugrana yang menyoroti keengganan sang bintang untuk kembali ke Camp Nou demi sebuah laga perpisahan di hadapan suporter setia.
Permasalahan ini bermula dari dinamika internal klub serta hubungan yang dikabarkan kurang harmonis dengan presiden saat ini. Situasi tersebut membuat megabintang asal Argentina itu menahan diri untuk melakukan kunjungan kehormatan, sebuah sikap yang ternyata memantik kemarahan dari kalangan petua klub masa lalu.
Dalam siniar Solo Para Cules, Joan Gaspart secara terbuka melontarkan kekecewaannya. Ia merasa bahwa ego pribadi tidak seharusnya menghalangi seorang legenda untuk sekadar menyapa publik yang telah membesarkan namanya, terlepas dari siapa figur yang sedang memimpin struktur kepengurusan klub Catalan tersebut.
Gaspart, sosok yang dulunya berperan dalam membawa sang penyerang ke akademi La Masia pada usia 13 tahun, menegaskan bahwa tidak ada individu yang posisinya lebih tinggi dari lambang klub. Menurutnya, rasa hormat kepada pendukung jauh lebih esensial dibandingkan friksi politik kepemimpinan yang sedang terjadi di jajaran direksi.
Meski mengakui status sang pemain sebagai pesepak bola terhebat di muka bumi, peringatan keras tetap dilayangkan agar memori indah bersama klub tidak luntur akibat perselisihan personal. Hingga kini, belum ada respons resmi dari pihak pemain peraih delapan Ballon d'Or tersebut terkait desakan kepulangan yang terus disuarakan oleh para sesepuh klub.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang