Badai cedera kembali menghantam skuad USWNT jelang laga akbar menghadapi tim peringkat satu dunia, Spanyol. Pelatih kepala Emma Hayes secara terbuka menyatakan bahwa dirinya bersama staf kepelatihan tengah bekerja ekstra keras dengan klub Chelsea. Langkah ini diambil untuk mengubah total cara penanganan bek andalan mereka, Naomi Girma, yang kembali harus naik meja perawatan akibat cedera betis kambuhan yang menyiksanya.
Masalah fisik ini sejatinya bukan hal baru bagi sang bek sentral sejak kepindahannya ke London pada Januari 2025 lalu. Cedera betis yang sama terus menghantui dan membatasi menit bermainnya di level klub maupun internasional, termasuk absennya ia dari pemusatan latihan terbaru. Hayes menegaskan bahwa situasi berulang ini sudah tidak bisa ditoleransi lagi jika mereka ingin Girma tetap bugar tampil reguler di lapangan tanpa mengorbankan kondisi fisik sang pemain yang kini merasa sangat terpukul.
Situasi pelik Tim Paman Sam semakin diperparah dengan cederanya gelandang bertahan tangguh, Sam Coffey. Berdasarkan laporan yang dirilis dari ESPN FC, Coffey mengalami kambuhnya masalah pergelangan kaki ketika memperkuat Manchester City di akhir pekan. Kehilangan dua pilar penting di lini belakang dan tengah ini jelas menjadi ujian berat bagi kedalaman skuad racikan Hayes dalam mempersiapkan diri menghadapi juara Piala Dunia 2023 tersebut.
Sebagai langkah antisipasi darurat di tengah badai cedera, sang juru taktik langsung memanggil pemain pengganti ke dalam pemusatan latihan. Jaelin Howell dipanggil untuk mengisi pos yang ditinggalkan oleh Coffey, sementara posisi lini belakang yang kosong akibat ditinggal Girma dipercayakan kepada Kate Del Fava. Hayes sendiri tidak mau ambil pusing dan menganggap situasi timpang ini sebagai hal lumrah dalam sepak bola profesional, sekaligus ajang uji coba bagi pemain lain untuk unjuk gigi.
Uji coba bergengsi melawan Spanyol yang dijadwalkan berlangsung dalam dua pertandingan di Washington, D.C. dan Chester, Pennsylvania, dipandang sebagai tolok ukur krusial. Duel dua raksasa peraih trofi mayor ini menjadi panggung penting bagi Hayes untuk mematangkan taktik dan menguji mentalitas pemain pelapis di tengah bayang-bayang absennya para bintang utama mereka.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang