Pelatih Emma Hayes dengan tegas menuntut anak asuhnya untuk tampil lebih efisien dan agresif sejak peluit pertama dibunyikan. Pernyataan ini disampaikan jelang pertemuan kedua menghadapi Spanyol di Subaru Park, Chester, setelah sebelumnya mereka harus mengakui keunggulan sang juara dunia.

Pada laga pertama akhir pekan lalu di Washington, D.C., Timnas Spanyol sukses mengamankan kemenangan 2-0 berkat sepasang gol cepat dalam 14 menit awal pertandingan. Meskipun mendominasi jalannya babak kedua dan melepaskan 13 tembakan berbanding 6 milik lawan, skuad asuhan Hayes gagal memanfaatkan peluang emas yang tercipta di depan gawang.

Berdasarkan data ESPN Global Research, Amerika Serikat sebenarnya unggul dalam catatan expected goals dengan 2,26 xG berbanding 0,43 xG milik La Roja. Namun, efisiensi penyelesaian akhir kembali menjadi sorotan utama dalam evaluasi tim menjelang pertandingan uji coba internasional jilid kedua ini.

Bek andalan Emily Fox menyatakan bahwa timnya bertekad untuk bermain jauh lebih menekan dan mengandalkan fisik sejak awal. Di sisi lain, kubu Spanyol juga mengantisipasi perlawanan sengit dan permainan yang lebih agresif dari sang tuan rumah setelah kekalahan pada pertemuan pertama.

Hayes sendiri menegaskan bahwa dirinya tidak terlalu memikirkan hasil akhir dalam rangkaian uji coba ini, melainkan fokus pada proses perkembangan tim. Dilansir dari ESPN FC, pelatih asal Inggris tersebut mengingatkan bahwa membangun chemistry dan pemahaman taktik di level internasional membutuhkan waktu serta kedisiplinan detail.