Stadion Etihad mendadak membara ketika Manchester City harus mengakui keperkasaan sang juara bertahan Paris Saint-Germain dalam duel Champions League yang berjalan sangat dramatis. Di bawah pantauan langsung mantan juru taktik mereka, Pep Guardiola, skuad asuhan Enzo Maresca sempat tertinggal tiga gol tanpa balas sebelum babak pertama usai, membuat tribun sempat terdiam seribu bahasa melihat kerapuhan lini belakang tuan rumah.
Namun, babak kedua menyajikan cerita yang sama sekali berbeda ketika The Citizens tampil habis-habisan dengan melancarkan gelombang serangan bertubi-tubi ke jantung pertahanan lawan. Mengandalkan sisa tenaga dan determinasi tinggi, mereka sukses memperkecil kedudukan lewat gelontoran gol yang nyaris membuahkan comeback sensasional, meski laga akhirnya ditutup dengan skor 4-2 untuk keunggulan tim tamu setelah total 27 tembakan dilepaskan sepanjang 90 menit pertandingan.
Selepas peluit panjang, Maresca dengan tegas menyatakan bahwa timnya sama sekali tidak kalah kualitas dari raksasa Prancis tersebut, merujuk pada dominasi total yang mereka tunjukkan pada paruh kedua laga. Pelatih asal Italia itu bahkan menyebut timnya dinaungi sedikit ketidakberuntungan setelah kecolongan dua gol cepat di awal laga yang langsung mengubah total arah jalannya pertandingan.
Pengakuan jujur juga datang dari kubu lawan di mana juru taktik PSG, Luis Enrique, secara terbuka sepakat bahwa Dewi Fortuna sedang memihak kepada timnya malam itu. Enrique memuji keputusan taktik berani yang diambil tuan rumah dengan menumpuk banyak pemain di lini depan, sebuah perjudian besar yang sempat membuat lini pertahanan mereka kocar-kacir menahan gempuran.
Hasil pahit ini tentu menjadi bahan evaluasi serius bagi City yang tengah berjuang menjaga konsistensi di tengah bayang-bayang sanksi regulasi finansial Premier League. Meski demikian, reaksi mentalitas baja yang ditunjukkan pada babak kedua membuktikan bahwa mental bertarung mereka masih sangat berbahaya di panggung sepak bola paling elite Eropa.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang