Manajer Enzo Maresca dengan tegas menyatakan bahwa Manchester City sudah berada di jalur yang tepat dan sangat dekat dengan level permainan Paris Saint-Germain. Pernyataan ini muncul usai skuad asuhannya harus mengakui keunggulan sang juara bertahan Eropa dengan skor 4-2 di Stadion Etihad dalam ajang Champions League, Rabu lalu.

Pada paruh pertama pertandingan, raksasa Prancis tersebut tampil begitu mendominasi dan langsung memborong tiga gol cepat yang membuat lini pertahanan tuan rumah kocar-kacir. Kebobolan dua gol dalam rentang waktu dua menit di babak pertama diakui Maresca sebagai momen krusial yang merusak rencana taktik timnya, meski sebelumnya mereka mampu mengontrol jalannya laga dengan cukup disiplin.

Memasuki babak kedua, determinasi tinggi diperlihatkan oleh anak asuh Maresca melalui gempuran bertubi-tubi ke lini pertahanan lawan. Penyerang tajam Erling Haaland sukses mencetak dua gol penting yang memangkas ketertinggalan, melengkapi catatan 27 total tembakan yang dilepaskan City sepanjang pertandingan malam itu.

Gelombang serangan masif yang dilancarkan di paruh kedua membuat jalannya laga berubah drastis dan memaksa tim tamu bertahan total hingga peluit panjang berbunyi. Bahkan, pelatih lawan mengakui secara langsung kepada Maresca bahwa skuad asuhannya merasa cukup beruntung bisa selamat dari gempuran hebat tersebut.

Dilansir dari ESPN FC, Maresca tetap memetik banyak pelajaran positif dari laga berat ini dan menilai konsistensi lawan dalam dua tahun terakhir layak dijadikan tolok ukur. Evaluasi menyeluruh kini menjadi fokus utama tim pelatih guna memastikan penurunan performa di paruh pertama tidak kembali terulang pada laga-laga krusial berikutnya.