Geliat sepak bola wanita di tanah air akhirnya menemukan momentum kebangkitannya setelah PSSI resmi menggulirkan kompetisi resmi yang lama dinantikan. Ketua Umum Erick Thohir secara tegas mematok target ambisius agar skuad Garuda Pertiwi mampu menembus panggung akbar Piala Dunia seiring bergulirnya liga wanita domestik.

Pernyataan tersebut dilontarkan langsung oleh sang Ketua Umum pada hari pembukaan ajang resmi tersebut di Stadion Madya, Jakarta, hari Minggu. Kehadiran kompetisi yang mempertemukan enam kontestan tangguh ini diharapkan mampu menjadi kawah candradimuka untuk mengorbitkan talenta-talenta segar yang selama ini luput dari pantauan radar tim nasional.

Menurut pandangan manajemen sepak bola nasional, keberadaan kompetisi rutin sangat krusial untuk mengubah peta kekuatan di kawasan regional Asia Tenggara. Target besar dipasang tidak hanya sekadar bersaing di level ASEAN, tetapi juga merajut mimpi terbang jauh menembus kualifikasi Piala Dunia demi mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Guna mengamankan fondasi jangka panjang, PSSI bersama seluruh klub peserta telah mengikat komitmen kuat untuk menjaga kelangsungan liga selama lima tahun ke depan hingga musim 2031. Kehati-hatian ekstra diterapkan dalam mengelola klub-klub peserta seperti Persija Jakarta dan klub lainnya agar tidak ada hambatan finansial maupun operasional di tengah jalan.

Ajang bergengsi ini sendiri diikuti oleh enam tim partisipan yang akan saling bunuh hingga babak puncak pada akhir Januari mendatang. Rangkaian jadwal mulai dari fase reguler hingga laga perebutan juara dipersiapkan secara matang untuk menjamin suplai pemain berkualitas bagi kebutuhan Garuda Pertiwi ke depan.