Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan fakta menarik di balik agenda uji coba skuad Garuda. Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, ternyata bersikeras agar anak asuhnya tetap melakoni pertandingan tandang pada agenda FIFA Matchday November mendatang. Keputusan tegas ini diambil bukan tanpa alasan yang matang, melainkan sebagai langkah krusial dalam menyambut turnamen besar di depan mata.

Dilansir dari CNN Indonesia, keinginan keras juru taktik asal Inggris tersebut berpusat pada persiapan jangka panjang menuju Piala Asia 2027 yang akan dilangsungkan di Arab Saudi. Menurut sang pelatih, merasakan atmosfer pertandingan secara langsung di kawasan tersebut akan memberikan keuntungan psikologis dan taktis bagi Ole Romeny dan kolega. Aspek non-teknis seperti adaptasi cuaca, ketahanan fisik akibat perjalanan jauh, hingga manajemen logistik dinilai sama pentingnya dengan taktik di atas lapangan hijau.

Kendati demikian, situasi geopolitik di kawasan Asia Barat saat ini tengah memanas menyusul eskalasi konflik dan serangan rudal di Riyadh. Menanggapi situasi yang membahayakan keamanan regional ini, PSSI tidak tinggal diam dan menyiapkan langkah antisipasi jika kondisi di sekitar lokasi pertandingan tidak kunjung menunjukkan perbaikan signifikan demi keselamatan skuad Garuda.

Jadwal awal sebetulnya telah mengagendakan skuad Merah Putih untuk terbang menghadapi Yordania di Stadion Amman Internasional pada 13 November mendatang. Evaluasi menyeluruh terkait faktor keamanan ini akan segera diputuskan oleh federasi dalam kurun waktu satu hingga dua hari ke depan setelah berkoordinasi langsung dengan pihak penyelenggara di negara setempat.

Erick menegaskan bahwa keselamatan pemain dan staf pelatih tetap menjadi prioritas utama di atas segalanya. Apabila negara tuan rumah tidak mampu memberikan jaminan keamanan secara penuh di tengah situasi yang tidak menentu ini, PSSI tentu harus bersiap mengambil opsi alternatif demi kebaikan Timnas Indonesia.