Mantan manajer Manchester United, Erik ten Hag, akhirnya blak-blakan mengenai alasan di balik memanasnya situasi internal klub selama masa jabatannya di Old Trafford. Juru taktik asal Belanda tersebut menceritakan bagaimana dinamika skuad terganggu, termasuk menyoroti masalah kedisiplinan yang melibatkan megabintang Cristiano Ronaldo yang dinilai gagal memenuhi standar kebugaran taktis tim.
Dalam wawancara eksklusif yang dilansir dari FourFourTwo, Ten Hag mengaku sangat menghormati peraih Ballon d'Or lima kali tersebut. Namun, ia merasa dikecewakan karena sang penyerang tidak mampu menjalankan instruksi dasar seperti melakukan tekanan (pressing) kepada lawan. Menurutnya, masalah tersebut berakar dari persiapan fisik sang pemain yang tidak sesuai dengan intensitas permainan yang ia inginkan di Premier League.
"Ia tidak mampu melakukan itu. Bukan ide yang salah jika saya berharap ia melakukan pressing, tetapi ia memang tidak bisa," ujar Ten Hag mengenang momen-momen sulitnya menangani Setan Merah. Pelatih yang pernah berkarier di Bundesliga bersama Bayer Leverkusen itu menambahkan bahwa persiapan fisik yang kurang maksimal membuat sang penyerang kesulitan untuk berkontribusi secara penuh, baik saat menguasai bola maupun kehilangan bola di lapangan.
Lebih lanjut, Ten Hag juga menyinggung bagaimana budaya tim sempat terancam oleh perilaku sejumlah pemain yang diberi keistimewaan berlebih. Sebagai manajer, ia merasa harus mengambil keputusan rasional demi kebaikan klub, meski hal itu berarti harus berkonflik dengan pemain yang sangat ia kagumi sejak lama. Ketegangan ini turut mewarnai perjalanan awal kepelatihannya sebelum akhirnya ia meninggalkan kursi manajerial pada Oktober 2024 lalu.
Kini, sementara sang pelatih masih menikmati masa istirahat dari dunia manajerial, Cristiano Ronaldo terus melanjutkan kariernya di Saudi Pro League dengan ambisi besar mengejar rekor 1000 gol sepanjang kariernya. Kisah di balik layar ini membuka mata para penggemar tentang rumitnya membangun standar disiplin di ruang ganti klub raksasa Inggris tersebut.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang