Everton dan Crystal Palace resmi menyelesaikan kesepakatan swap yang melibatkan Dwight McNeil dan Brennan Johnson. Kesepakatan ini menjadi salah satu drama transfer paling menarik di bursa musim panas ini, mengingat keduanya punya nasib yang berbeda di klub masing-masing.
Everton mengonfirmasi bahwa Johnson, pemain sayap asal Wales berusia 25 tahun, telah menandatangani kontrak berdurasi empat tahun di Goodison Park. Sementara itu, McNeil yang berusia 26 tahun bergerak ke arah berlawanan menuju Selhurst Park. Bursa transfer ini tentu saja menjadi angin segar bagi kedua tim yang sama-sama ingin memperkuat skuad mereka musim depan.
Menariknya, McNeil sebenarnya hampir bergabung dengan Palace pada bulan Februari lalu. The Eagles saat itu menyepakati kesepakatan pinjaman dengan opsi beli permanen senilai £20 juta (sekitar Rp400 miliar) pada musim panas ini. Namun, transfer tersebut gagal total meski McNeil sudah menjalani tes medis, karena dokumen yang diperlukan tidak dapat diselesaikan tepat waktu.
Kegagalan itu memicu reaksi dari pasangan McNeil, Megan Sharpley, yang melalui media sosial menuduh Palace mempermainkan kesehatan mentalnya. Tuduhan ini tentu saja menjadi sorotan media dan menambah bumbu persaingan antara kedua klub.
Di sisi lain, Johnson yang mencetak gol kemenangan bagi Tottenham Hotspur di final Liga Europa melawan Manchester United pada Mei 2025, bergabung dengan Palace pada Januari dengan nilai transfer £35 juta (sekitar Rp700 miliar). Selama berseragam The Eagles, ia tampil dalam 26 pertandingan di semua kompetisi, namun gagal mencetak gol selama berada di Selhurst Park.
Dengan adanya swap ini, Everton mendapatkan pemain yang memiliki pengalaman di kompetisi Eropa, sementara Palace mendapatkan kembali pemain yang sempat mereka incar. Kedua klub kini sama-sama berharap pemain anyar mereka bisa langsung memberikan dampak positif di musim 2025/2026.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang