Martin Sherif, striker muda Everton, kini berada dalam pusaran masalah. Pemain berusia 20 tahun itu resmi didakwa oleh Federasi Sepak Bola Inggris (FA) atas dugaan pelanggaran aturan perjudian. Kabar ini tentu menjadi pukulan telak bagi karier sang pemain yang baru saja menunjukkan performa menjanjikan.
Dalam pernyataan resminya, FA menyebut Sherif melanggar Aturan E1.2 terkait 61 taruhan yang dipasang pada pertandingan sepak bola selama periode 15 bulan, tepatnya antara 20 November 2024 hingga 12 Februari 2026. Sherif diberi waktu hingga Senin, 17 Agustus untuk memberikan tanggapan resmi atas dakwaan tersebut.
Aturan E1.2 sendiri merupakan regulasi yang melarang total aktivitas perjudian bagi siapa pun yang terlibat dalam sepak bola profesional di Inggris. Larangan ini mencakup pemain, manajer, pelatih, staf klub, dan ofisial untuk bertaruh, baik langsung maupun tidak langsung, pada pertandingan atau kompetisi sepak bola mana pun.
Selain itu, aturan tersebut juga melarang memberikan informasi orang dalam kepada pihak ketiga untuk tujuan perjudian, atau menginstruksikan orang lain untuk memasang taruhan atas nama mereka. Pelanggaran semacam ini bisa berujung pada sanksi tegas, mulai dari denda hingga larangan berkecimpung di dunia sepak bola dalam jangka waktu yang lama.
Sherif, yang lahir di Liberia dan merupakan pemain muda timnas Belanda, bergabung dengan akademi Everton pada usia 13 tahun pada 2019 setelah pindah dari Almere City. Ia mencuri perhatian di kelompok usia muda Finch Farm sebelum menandatangani kontrak profesional pertamanya dengan klub asal Merseyside tersebut.
Musim 2025/26, Sherif menjalani masa peminjaman di League One bersama Rotherham United dan Port Vale. Total ia tampil dalam 29 pertandingan senior di semua kompetisi dan mencetak empat gol. Performa ini sempat membuat namanya mencuat sebagai salah satu prospek menarik di akademi Everton.
Hingga berita ini diturunkan, baik Everton maupun Sherif belum memberikan komentar resmi terkait dakwaan tersebut. Jika terbukti bersalah, Martin Sherif bisa menghadapi sanksi berat yang mengancam kelanjutan kariernya. Kasus ini menjadi pengingat keras akan konsekuensi serius dari pelanggaran aturan perjudian di sepak bola Inggris.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang