Panggung perebutan penghargaan individu paling prestisius di dunia sepak bola kembali memanas menjelang pengumumannya pada 26 Oktober mendatang. Legenda Timnas Italia dan peraih Ballon d Or masa lalu, Fabio Cannavaro, secara terbuka melontarkan pandangan mengejutkan namun sarat argumen taktik yang tajam. Di saat banyak pengamat menempatkan turnamen akbar antarnegara sebagai tolok ukur mutlak, pandangan berbeda justru meluncur dari sang mantan bek tangguh yang kini menakhodai Timnas Uzbekistan.

Dilansir dari Football Italia, Cannavaro dengan tegas menyebut nama bintang Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, sebagai sosok paling layak mengangkat trofi Ballon d Or edisi 2026. Menurutnya, penilaian objektif tidak boleh hanya berfokus pada ingatan jangka pendek atau momen-momen sesaat di turnamen teranyar, melainkan konsistensi performa sepanjang musim kompetisi yang melelahkan di level klub.

Musim lalu, kontribusi pemain berjuluk Kvaradona tersebut memang luar biasa di panggung Eropa. Winger lincah asal Georgia ini menjadi aktor utama di balik keberhasilan PSG merengkuh gelar Liga Champions secara back-to-back pada 2025 dan 2026. Catatan 19 gol serta 11 assist dari 48 penampilan di semua ajang membuktikan betapa ia menjadi pemain paling berpengaruh dari sudut pandang sepak bola modern.

Cannavaro sendiri memahami betul mengapa publik kerap mengaitkan peluang pemain lain seperti Kylian Mbappe atau Lionel Messi berdasarkan memori Piala Dunia. Namun, mantan bintang lini belakang yang memenangi Ballon d Or tepat dua dekade silam itu, bergeming pada pilihannya karena melihat kedalaman dampak sang pemain di atas lapangan hijau, termasuk memori indah saat membawa Napoli meraih Scudetto historis pada musim 2022-2023.

Di sisi lain, Cannavaro juga merefleksikan pengalamannya memimpin Uzbekistan di Piala Dunia 2026 sebagai sebuah petualangan berharga bak kuliah singkat yang mendewasakan timnya. Meski hasil akhir di turnamen tersebut tidak selalu berpihak, sang allenatore tetap bangga dengan progres yang ditunjukkan skuad asuhannya dalam menghadapi kerasnya persaingan sepak bola internasional.