Jelang duel panas matchday ketiga Liga Champions, pelatih Cesc Fabregas secara mengejutkan melontarkan pernyataan taktis bahwa timnya, Como 1907, bakal menerapkan strategi bertahan total atau yang populer disebut 'parkir bus'. Pertandingan yang dihelat di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Rabu malam ini mempertemukan dua kubu yang sama-sama sedang terluka usai menelan kekalahan di laga Eropa sebelumnya.
Situasi kedua tim di kompetisi domestik memperlihatkan kontras yang cukup tajam. Di saat Manchester United masih berjuang keluar dari inkonsistensi dan terlempar ke papan tengah Premier League, Como justru menikmati musim debut yang manis dan nyaman di papan atas klasemen Serie A menduduki peringkat kelima.
Meskipun Setan Merah tengah disorot tajam akibat performa minor, Fabregas menolak mentah-mentah anggapan bahwa calon lawannya itu sedang berada dalam fase krisis. Juru taktik asal Spanyol tersebut justru memperingatkan anak asuhnya agar waspada penuh terhadap ancaman lini serang balik cepat yang dimiliki oleh klub asuhan Erik ten Hag tersebut.
"Kami akan bermain sangat dalam dan memarkir bus karena mereka sangat piawai dalam serangan balik, jadi kami berusaha untuk mencegah hal itu terjadi," ujar Fabregas seperti dilansir dari Manchester Evening News. Meski sempat terkesan sebagai sebuah candaan ringan di ruang press konferensi, sang pelatih memastikan timnya tetap akan menampilkan identitas permainan terbaik mereka di atas lapangan.
Bagi pelatih muda ambisius ini, label krisis yang kerap disematkan media hanyalah sebuah ilusi semata dalam dunia si kulit bulat. Pertandingan tetaplah pertarungan seimbang 11 melawan 11 di mana mentalitas profesional para pemain akan diuji secara maksimal setiap tiga hari sekali demi meraih hasil positif.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang