Aroma persaingan sengit mulai tercium kencang di lintasan Sirkuit Mandalika jelang bergulirnya Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 11 Oktober mendatang. Ajang balap kuda besi bergengsi ini dipastikan bakal kembali menjadi pusat perhatian pencinta kecepatan di seluruh penjuru dunia, terutama mengingat rekam jejak unik yang terus bertahan sejak seri ini pertama kali dihelat pada musim 2022 silam. Sejarah mencatat bahwa belum pernah ada satupun rider yang mampu naik ke podium tertinggi sebanyak dua kali di kelas utama GP Mandalika, menciptakan tradisi juara baru setiap tahunnya.
Situasi di papan atas klasemen sementara kian memanas dan menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan fans. Sang pemuncak klasemen saat ini, Jorge Martin, hanya memiliki keunggulan tipis dua poin saja atas peraih delapan gelar juara dunia asal Spanyol yang terus menempel ketat di posisi kedua. Pertarungan taktis di atas lintasan Lombok nanti diprediksi bakal menentukan arah perebutan gelar juara dunia musim ini, di mana Martin berambisi mempertahankan takhta sementara sang rival bernafsu meruntuhkan dominasi poin tersebut demi memimpin klasemen.
Di sisi lain, bayang-bayang kutukan masih menyelimuti Marc Marquez setiap kali menginjakkan ban di Lombok. Pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut tercatat belum pernah sekalipun menyentuh garis finis dalam sesi balapan utama Grand Prix di Mandalika sejak pertama kali diperkenalkan dalam kalender balap. Statistik minor ini tentu menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi tim, sekaligus motivasi tersendiri untuk memutus rekor buruk yang seolah menjadi batu sandungan bagi karier sang bintang di tanah air.
Meskipun demikian, peta kekuatan di lintasan tetap terbuka lebar mengingat catatan sejarah pemenang sebelumnya selalu berganti dari musim ke musim. Mulai dari Miguel Oliveira pada 2022, Francesco Bagnaia pada 2023, hingga Fermin Aldeguer pada 2025, semuanya pernah merasakan manisnya P1 di Indonesia sebelum Jorge Martin turut mencatatkan namanya sebagai pemenang grand prix pada edisi sebelumnya. Di samping itu, performa gemilang Diogo Moreira yang kini membela panji LCR Honda turut mempermanis sejarah trek ini setelah sukses menguasai kelas Moto3 pada 2023 dan menyempurnakannya dengan kemenangan Moto2 pada 2025.
Akhir pekan balap di Mandalika pun dijamin bakal menyajikan drama tingkat tinggi bagi para penonton di tribun maupun pemirsa setia di rumah. Apakah Jorge Martin mampu keluar sebagai pembalap pertama yang mencetak back-to-back victory di kelas utama, atau justru Marc Marquez yang sukses memecahkan kutukan masa lalu sekaligus merebut pucuk pimpinan klasemen? Jawabannya akan segera tersaji di atas aspal panas Lombok dalam beberapa hari ke depan.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang