Kampanye gemilang Timnas Indonesia dalam merengkuh gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 menyisakan cerita menarik dari balik lapangan. Di bawah komando taktik pelatih kepala, skuad Garuda menampilkan kedalaman tim yang luar biasa sekaligus pilihan-pilihan strategi yang penuh perhitungan matang dari sang juru taktik.

Sepanjang turnamen bergengsi regional ini bergulir, tercatat ada tiga nama pilar lini yang sama sekali tidak pernah ditarik keluar atau tergantikan oleh pemain lain. Ketiga pemain tangguh tersebut adalah Kevin Diks yang tampil versitif sebagai kapten tim, dinding kokoh Elkan Baggott di jantung pertahanan, serta gelandang pekerja keras Joey Pelupessy yang menjaga keseimbangan lini tengah Garuda.

Peran vital Kevin Diks terlihat nyata ketika ia dipercaya mengisi berbagai posisi mulai dari bek sayap, bek tengah, hingga penyerang sayap berkat fleksibilitasnya yang tinggi di atas lapangan hijau. Sementara itu, dominasi pos lini belakang semakin sempurna berkat postur menjulang dan ketenangan yang selalu ditunjukkan oleh Elkan Baggott dalam mematahkan setiap gelombang serangan lawan.

Di sisi lain, dinamika skuad juga memperlihatkan adanya empat pemain yang sama sekali belum mendapatkan kesempatan turun bertanding akibat kebutuhan strategi dan persaingan ketat di dalam tim. Keempat pemain tersebut meliputi penjaga gol Nadeo Argawinata, bek berpengalaman Jordi Amat, penggawa muda Dion Markx, serta winger lincah asal PSM Makassar, Rizky Eka Pratama.

Keputusan taktik pelatih untuk tidak menurunkan beberapa nama tersebut murni didasarkan pada performa pemain lain yang sedang berada di puncak performa serta situasi krusial di setiap pertandingan. Kedalaman skuad yang merata ini tentu menjadi modal berharga bagi Garuda untuk menatap agenda internasional berikutnya dengan penuh percaya diri.