Langkah Janice Tjen untuk mempertahankan gelar juara di ajang WTA Chennai Open 2026 harus tertunda sejenak setelah faktor cuaca ekstrem memaksa panitia mengambil keputusan darurat. Pertandingan puncak yang mempertemukannya dengan petenis unggulan ketiga, Magda Linette, gagal dihelat sesuai jadwal awal akibat guyuran hujan deras yang melumpuhkan arena pertandingan.

Duel sengit ini awalnya dijadwalkan berlangsung pada Minggu (8/11), namun kondisi lapangan yang diguyur hujan lebat membuat jalannya turnamen terganggu. Setelah hujan sempat mereda, masalah baru muncul berupa keterbatasan jarak pandang di lapangan yang dinilai sangat berbahaya dan tidak ideal untuk keselamatan para atlet melakoni partai final.

Menyikapi situasi pelik tersebut, WTA akhirnya mengeluarkan keputusan resmi untuk menggeser jadwal final tunggal putri ke hari berikutnya yaitu Senin (9/11). Berdasarkan rilis resmi pihak penyelenggara, bentrokan krusial antara sang unggulan pertama asal Indonesia dan lawannya asal Polandia itu akan dimulai tepat pukul 11.00 waktu setempat atau sekitar pukul 12.30 WIB.

Situasi ini tentu menguji mentalitas Janice Tjen yang datang dengan status mentereng sebagai juara bertahan sekaligus pemilik unggulan teratas turnamen. Di sisi lain, Magda Linette bukanlah lawan sembarangan karena pebis berpengalaman ini pernah mencicipi partai puncak Chennai Open pada edisi 2022 silam, menjanjikan duel yang tetap sengit.

Sebelum drama penundaan final tunggal ini terjadi, rangkaian turnamen di nomor ganda telah lebih dulu tuntas menggelar pertandingan pemungkasnya. Pasangan ganda Naima Karamoko dan Simona Waltert sukses mengunci titel juara setelah menundukkan perlawanan wakil tuan rumah Vaishnavi Adkar serta Rutuja Bhosale lewat skor meyakinkan 6-2 dan 6-0 tanpa perlawanan berarti.