Massimiliano Alvini menyimpan kekhawatiran besar menjelang lawatan Frosinone ke markas lawan dalam lanjutan Serie A. Pelatih kepala itu menilai timnya bisa saja memegang kendali permainan, namun justru terjebak oleh kecepatan transisi lawan yang berbahaya. Duel sengit ini siap tersaji di Stadio Diego Armando Maradona dengan tensi tinggi yang siap membakar tribun penonton.

Klub berjuluk Canarini ini menyongsong laga dengan modal kepercayaan diri usai unggul tiga poin atas Napoli di papan klasemen sementara. Start impresif dengan mengoleksi 10 poin dari lima pertandingan awal membuktikan kapasitas mereka setelah promosi. Pelatih Alvini menegaskan bahwa skuadnya harus tampil cerdas dan menampilkan seluruh kekuatan terbaik guna menguji konsistensi level permainan mereka di kasta tertinggi.

Di sisi lain, kubu tuan rumah dikabarkan mengubah pendekatan taktik dengan mengusung formasi 3-4-3 demi meredam agresivitas tim tamu. Perubahan skema ini memaksa lini pertahanan Frosinone bekerja ekstra keras mengantisipasi kecepatan pemain sayap lawan. Pengawalan ketat atau preventative marking menjadi kunci utama agar tidak kecolongan lewat skema serangan balik kilat yang mematikan.

Kabar baik menghampiri lini serang tim tamu setelah penyerang andalan mereka pulih dari masalah kebugaran usai sempat ditarik dari tugas internasional. Antonio Raimondo dipastikan siap turun sejak menit awal di Stadio Maradona untuk menambah koleksi golnya musim ini. Dukungan penuh dari lini kedua juga akan diandalkan untuk mendobrak pertahanan tuan rumah yang tampil berbeda.

Dilansir dari Football Italia, reuni kecil juga mewarnai jalannya laga antara juru taktik Frosinone dan memori masa lalunya di kompetisi bawah piramida sepak bola Italia. Perjalanan panjang dari level amatir hingga panggung elite Serie A membentuk mentalitas baja bagi sang pelatih. Kini ujian sesungguhnya menanti di Stadio Diego Armando Maradona dalam mempertahankan tren positif awal musim.