Fulham resmi mengumumkan penandatanganan gelandang Southampton, Shea Charles, dengan nilai transfer mencapai £30 juta atau sekitar Rp600 miliar. Pemain berusia 22 tahun ini pun langsung mencatatkan namanya sebagai pemain Irlandia Utara termahal sepanjang sejarah setelah menandatangani kontrak berdurasi lima tahun di Craven Cottage.

Kesepakatan ini terdiri dari biaya awal £26 juta (sekitar Rp520 miliar) plus potensi tambahan £6 juta (sekitar Rp120 miliar) dalam bentuk bonus berdasarkan performa. Charles, yang memulai kariernya di akademi Manchester City, juga menarik minat Leeds United, namun ia memilih pindah ke London Barat untuk menggantikan Sasa Lukic yang hengkang ke Ipswich Town pekan lalu dengan nilai £9 juta (sekitar Rp180 miliar).

Rekrutmen Ketiga Era Arbeloa

Charles menjadi rekrutan ketiga Fulham sejak penunjukan manajer baru, Alvaro Arbeloa, yang sebelumnya menangani Real Madrid secara interim pada paruh kedua musim lalu. Sebelumnya, Fulham telah mendatangkan penyerang Gonzalo Garcia dari Real Madrid dan gelandang Cesar Palacios dari klub yang sama.

Dengan nilai transfer tersebut, Charles menjadi pembelian termahal ketiga Fulham sepanjang sejarah, di belakang Gonzalo Garcia yang bergabung awal bulan ini dan winger Kevin dari Shakhtar Donetsk musim panas lalu, yang masing-masing bernilai sekitar £34 juta (sekitar Rp680 miliar).

Kehadiran Charles diharapkan mampu memperkuat lini tengah Fulham yang ditinggalkan Lukic. Gelandang bertahan dengan visi bermain yang baik ini juga diharapkan bisa menjadi pemain kunci di bawah arahan Arbeloa, yang mencoba membangun skuad kompetitif untuk musim 2026/2027.

Fulham akan memulai musim dengan laga tandang ke Malaga pada Rabu, kemudian menjamu Stuttgart dari Jerman pada Sabtu, 15 Agustus, sebelum menjalani laga pembuka Premier League melawan Chelsea pada Senin, 24 Agustus di Craven Cottage.