Gian Piero Gasperini sepertinya mendinginkan spekulasi yang menghubungkan Wilfried Zaha dengan AS Roma. Hanya sehari setelah laporan menyebut pemain bebas transfer itu bisa menjadi solusi akhir atas permintaan pelatih untuk tambahan winger, pelatih asal Italia itu justru memberi sinyal sebaliknya.

Roma dilaporkan mempertimbangkan pasar bebas transfer setelah gagal menambah pemain sayap kiri selama bursa musim panas. Nama Zaha muncul sebagai kandidat, bersama Raphael Guerreiro dan Krépin Diatta. Namun, komentar Gasperini dalam konferensi pers Jumat kemarin mengindikasikan bahwa Giallorossi tidak terlalu dekat untuk mendatangkan pemain baru.

Saat ditanya langsung apakah Roma bisa beralih ke pasar bebas, mantan pelatih Atalanta itu tampak tidak antusias. “Saya pikir itu sulit, saya tidak tahu peluang apa yang mungkin ada. Saya tidak akan terlalu mengandalkannya,” ujarnya. Penilaian ini menjadi signifikan mengingat Gasperini menghabiskan sebagian besar musim panas untuk mendesak Roma memperkuat sisi kiri serangannya.

Klub gagal mendapatkan profil yang diinginkannya sebelum bursa ditutup, sehingga muncul laporan bahwa kumpulan pemain bebas transfer bisa menjadi peluang terakhir. Zaha pun menjadi opsi menarik. Winger asal Pantai Gading itu tersedia setelah kontraknya dengan Galatasaray berakhir pada Juni lalu dan memiliki pengalaman bermain di sistem yang cocok dengan tuntutan Gasperini.

Namun, komentar terbaru Gasperini menunjukkan Roma tidak akan terburu-buru mengamankan kesepakatan hanya demi menambah pemain. Saat ditanya lagi tentang bursa saat membahas opsi di sayap, pelatih berusia 67 tahun itu tetap hati-hati. “Saya tidak tahu, itu akan dievaluasi. Saya tidak terlalu yakin, tapi kita lihat apakah ada peluang.”

Meski Gasperini tidak secara eksplisit mencoret Zaha, keengganannya berulang kali untuk bergantung pada pasar bebas merupakan perubahan signifikan dari spekulasi yang mengelilingi Roma 24 jam lalu. Untuk saat ini, Giallorossi tampaknya akan bekerja dengan skuad yang sudah ada, tanpa menjadikan Zaha sebagai bagian terakhir dari bursa transfer musim panas mereka. Keputusan ini juga menjadi ujian bagi Gasperini untuk memaksimalkan materi yang dimiliki.