Gennaro Gattuso mengaku justru merasa senang melihat ruang ganti timnya diselimuti kekecewaan mendalam. Reaksi tersebut muncul setelah Lazio harus puas bermain imbang 1-1 ketika bertamu ke markas Napoli di Stadion Diego Armando Maradona dalam lanjutan kompetisi Serie A.

Meskipun rentetan enam kemenangan beruntun Biancocelesti harus terhenti di tangan tuan rumah, sang pelatih menilai mentalitas pasukannya kini telah mengalami perkembangan luar biasa. Dilansir dari Football Italia, juru taktik asal Italia itu menyebut atmosfer ruang ganti yang mirip kamar jenazah menunjukkan standar tinggi yang kini diusung oleh anak asuhnya.

Dalam duel sengit tersebut, Lazio sempat memegang kendali dan membuka keunggulan lebih dulu lewat aksi Davide Frattesi yang sukses mencetak gol keempatnya musim ini berkat assist matang dari Tijjani Noslin. Namun, petaka datang di awal babak kedua ketika pemain pengganti Alfonso Pedraza melakukan gol bunuh diri, memaksa tim tamu harus bekerja keras dan mengandalkan sejumlah penyelamatan gemilang kiper Christos Mandas.

Gattuso tak lupa memberikan pujian khusus kepada Frattesi yang rajin membongkar lini pertahanan lawan, meski ia juga mengingatkan sang gelandang agar tidak terlalu terobsesi terus-menerus memegang bola. Di sisi lain, tambahan satu poin ini membuat posisi Biancocelesti tetap kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 29 poin dari 11 pertandingan, unggul dua angka dari rival sekota AS Roma.

Kendati memimpin pacuan Scudetto, sang pelatih menegaskan bahwa timnya belum memikirkan posisi di papan atas dan memilih fokus menjaga konsistensi laga demi laga. Badai cedera juga menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi klub ibu kota setelah Josip Sutalo dan Nuno Tavares ditarik keluar akibat masalah otot menjelang jeda internasional.