Kemenangan meyakinkan atas Monza di Stadio Olimpico ternyata belum mampu membuat pelatih Lazio tersenyum puas secara utuh. Biancocelesti memang sukses mengamankan tiga poin berharga untuk menjaga posisi mereka tetap di papan atas klasemen sementara Serie A musim ini.

Gol-gol dari Nuno Tavares, Gustav Isaksen, dan Andrea Pinamonti sempat membawa tuan rumah unggul nyaman di paruh pertama pertandingan. Namun, penurunan drastis performa di babak kedua membuat sang allenatore, Gennaro Gattuso, meluapkan kekesalannya kepada awak media seusai laga.

Dilansir dari Football Italia, Gattuso secara terbuka membandingkan kemunduran tempo timnya dengan insiden saat mereka ditahan imbang AC Milan beberapa waktu lalu. Ia menilai para pemainnya terlalu cepat berpuas diri setelah unggul dua gol dan mencoba bermain aman tanpa determinasi.

"Kami tidak boleh bermain seperti itu di paruh kedua. Rasanya seperti menyaksikan babak kedua melawan Milan terulang lagi," keluh sang pelatih kepada DAZN usai pertandingan berakhir dengan skor 3-1.

Masalah mentalitas dan kegagalan memenangkan perebutan bola kedua menjadi sorotan utama dalam evaluasi sang juru taktik. Menurutnya, pendekatan taktik yang salah membuat lini tengah Lazio sempat kewalahan menghadapi tekanan lawan selama 25 menit awal babak kedua.

Tambahan tiga angka ini kini menempatkan Lazio di puncak klasemen sementara dengan koleksi 16 poin dari enam pertandingan awal. Meski memulai musim dengan catatan lima kemenangan dan satu hasil imbang, sang pelatih menegaskan timnya harus terus berbenah dan menjalani musim pertandingan secara bertahap.