Akhir pekan Formula 1 di Austin meninggalkan kekecewaan mendalam bagi pembalap Mercedes, George Russell. Ia secara terbuka mengakui bahwa kecepatan mobilnya sangat buruk setelah finis di posisi kedelapan pada balapan United States Grand Prix. Masalah performa ini membuatnya tertinggal jauh hingga 54 detik di belakang rekan setimnya yang keluar sebagai pemenang.
Kendala Russell sudah terlihat sejak awal lomba ketika ia harus melakoni penalti lima detik akibat insiden lap pembuka dengan Oscar Piastri. Keputusan pengawas balapan tersebut memaksa sang pembalap kehilangan posisi dan terjebak di belakang pembalap McLaren tersebut selama 26 lap terakhir tanpa mampu mencari celah untuk menyalip.
Dilansir dari Sky Sports F1, Russell tidak mencari-cari alasan atas performa minornya di atas lintasan. Ia kebingungan mengapa akhir pekannya bisa begitu sulit sementara mobil mampu tampil kompetitif di tangan pembalap lain. Evaluasi mendalam kini harus segera dilakukan tim jelang seri berikutnya di Meksiko.
Prinsip utama tim, Toto Wolff, turut memberikan pandangannya terhadap situasi sulit yang dialami garasi sebelah. Menurut sang bos besar, jendela operasional mobil dengan paket upgrade terbaru terbukti sangat sempit dan sensitif terhadap set-up, membuat pengemudi kesulitan menemukan konsistensi terbaik.
Mantan juara dunia F1 Jenson Button turut memberikan analisis terkait ketimpangan catatan waktu tersebut. Button meyakini bahwa masalah utama bersumber dari posisi start yang buruk, balapan di udara kotor, serta akumulasi penalti yang merusak ritme balap secara keseluruhan, karena secara realistis selisih kecepatan murni tidak mungkin sejauh itu.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang