Musim Formula 1 2026 menyisakan tekanan luar biasa bagi George Russell, namun sang pembalap memastikan situasi sulit ini tidak akan mematahkan semangatnya. Datang ke awal musim sebagai salah satu favorit juara setelah mendominasi rekan setimnya tahun lalu, performa pembalap asal Inggris tersebut justru mengalami penurunan drastis di bawah bayang-bayang kesuksesan sang rival.
Musim ini, rival setimnya yang masih berusia muda melaju kencang dan berada di ambang gelar juara dunia akhir pekan ini di GP Meksiko. Berbeda jauh dengan pencapaian impresif rekan garasinya yang telah mengoleksi sembilan kemenangan, pembalap andalan Mercedes itu baru mampu mengamankan tiga kemenangan saja sepanjang kalender balap tahun ini.
Meski mengakui banyak belajar dari titik-titik terendah dalam kariernya, ia tetap memandang masa depan dengan kepala tegak. Mengambil inspirasi dari para senior yang masih kompetitif di usia senja, ia yakin bahwa usia 28 tahun masih memberikannya banyak waktu untuk bangkit dan membuktikan kapasitas terbaiknya di lintasan balap.
"Musim ini benar-benar tidak akan menentukan karier saya secara keseluruhan. Ini tidak akan menghancurkan saya. Jika ada, ini justru akan membuat saya semakin kuat," ujar sang pembalap mengutip dari Sky Sports. Ia juga menambahkan bahwa ketangguhan mentalnya teruji setiap kali mampu bangkit secara drastis usai melewati akhir pekan balapan yang mengecewakan.
Di sisi lain, dominasi sang rekan setim di garasi tim panah merah tidak memicu gesekan personal yang panas di antara mereka. Pembalap berusia 28 tahun itu secara terbuka mengakui bahwa rivalnya memang tampil pada level yang jauh lebih tinggi dan konsisten sepanjang musim kompetisi tahun ini.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang