Publik Inggris kembali disuguhkan penampilan luar biasa dari gelandang andalan mereka yang tampil beringas di lini tengah. Julukan 'prajurit' yang disematkan sang juru taktik rasanya sangat pantas diberikan kepada Georgia Stanway setelah mengantar timnya meraih kemenangan telak atas Yunani.
Dalam duel penentuan yang rampung dengan agregat meyakinkan 8-1 tersebut, performa sang pemain benar-benar berada di level berbeda. Dilansir dari BBC Sport, pelatih kepala Sarina Wiegman memuji habis-habisan agresivitas serta ketajaman anak asuhnya yang sukses mengemas total 11 gol dari 11 pertandingan terakhir bersama skuad The Lionesses.
Eksperimen taktik anyar yang diterapkan Wiegman dengan memasukkan debutan muda Lexi Potter terbukti memberikan kebebasan lebih bagi sang gelandang untuk merangsek ke kotak penalti lawan. Fleksibilitas ini membuatnya tidak cuma tangguh dalam memutus serangan, tetapi juga sangat mematikan saat berdiri di area sepertiga akhir pertahanan lawan.
Meski sempat dibuat gigit jari karena satu gol indahnya dianulir wasit akibat terjebak offside, kontribusi keseluruhan pemain kunci ini tetap menuai pujian dari pengamat sepak bola Inggris, Rachel Brown-Finnis. Statistik mencatat akurasi operannya menyentuh angka 90 persen serta memenangi seluruh duel perebutan bola di atas lapangan.
Langkah pasukan Wiegman tentu belum sepenuhnya aman karena mereka masih harus menghadapi ujian berat kontra Ukraina di babak play-off demi mengamankan tiket menuju putaran final Piala Dunia Wanita. Namun, dengan konsistensi performa para pilar utamanya, asa melangkah jauh di turnamen mayor terbuka sangat lebar.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang