Kabar mengejutkan datang dari kancah Serie A ketika mantan ketua komite wasit, Gianluca Rocchi, secara resmi memutuskan untuk mundur dari Asosiasi Wasit Italia (AIA). Keputusan besar ini diambil semata-mata agar ia bisa fokus sepenuhnya menjalani peran barunya sebagai pengamat atau pundit tetap di stasiun televisi DAZN. Langkah berani tersebut langsung menyita perhatian publik sepak bola Italia mengingat aturan ketat yang berlaku di tubuh organisasi pengadil lapangan.

Dilansir dari Football Italia, aturan internal AIA melarang keras para anggotanya untuk memberikan komentar terbuka di media mengenai kinerja wasit yang masih aktif bertugas. Sebelumnya, Rocchi harus mengajukan izin khusus setiap kali ingin tampil di layar kaca. Namun, debutnya pada acara analisis laga akhir pekan ini membuatnya lebih memilih jalan baru di dunia penyiaran ketimbang mempertahankan posisinya di dalam struktur kepengurusan asosiasi wasit.

Keputusan mundur ini juga hadir hanya beberapa pekan setelah Rocchi lolos dari investigasi hukum yang sempat mengguncang sepak bola Italia. Sebelumnya, ia sempat terseret dalam penyelidikan oleh kejaksaan Milan atas dugaan keterlibatan dalam kecurangan olahraga terkait intervensi di ruang VAR Lissone. Selama proses hukum berjalan, ia dengan kesadaran penuh sempat menonaktifkan dirinya dari tugas-tugas organisasi demi menjaga integritas proses investigasi.

Untungnya bagi sang mantan pengadil, investigasi kriminal tersebut akhirnya resmi dihentikan oleh pihak berwenang. Bahkan pada 1 Oktober lalu, jaksa federal FIGC turut menutup kasus olahraga ini setelah mendapatkan dukungan penuh dari jaksa penegak hukum CONI. Laporan di Italia menegaskan bahwa tidak ditemukan satupun bukti adanya kontak langsung antara Rocchi dan para petinggi klub selama kasus itu bergulir di meja hijau.

Kini, lembaran baru telah dibuka oleh sang mantan bos wasit yang memilih berkarier di balik mikrofon televisi. Keputusannya ini tentu mengubah peta komunikasi publik seputar kontroversi pengadil lapangan di Liga Italia. Para penikmat bola tentu menantikan bagaimana analisis tajam dari sudut pandang seorang mantan pemimpin tertinggi wasit dalam membedah berbagai keputusan kontroversial di atas lapangan hijau.