Badai persaingan di sektor bek kanan Timnas Italy kini semakin memanas setelah jeda internasional. Posisi Giovanni Di Lorenzo sebagai pilihan utama di lini belakang Gli Azzurri kini berada di ujung tanduk akibat penampilan gemilang yang ditunjukkan oleh pesaing mudanya. Situasi ini tentu menjadi pukulan telak bagi sang bek senior yang selama ini selalu diandalkan dalam berbagai ajang penting.

Dilansir dari Football Italia, Di Lorenzo yang merupakan bagian skuad juara Euro 2020 tampil sebagai starter saat Italia menghadapi Belgia. Namun, performa kurang maksimal membuatnya harus kehilangan tempat pada laga berikutnya melawan Turkiye. Kesempatan emas tersebut langsung dimanfaatkan dengan baik oleh Michael Kayode, bek yang kini memperkuat Brentford dan sukses mencetak gol pada debut seniornya bersama tim nasional.

Kayode tidak hanya mencetak gol debut, tetapi juga kembali dipercaya tampil sebagai starter saat Italia menghadapi Prancis. Konsistensi permainan membuat pemain jebolan akademi Juventus ini menjelma menjadi salah satu pilar krusial di lini pertahanan. Perjalanan karier Kayode sendiri tidak instan, mengingat ia sempat harus menempa pengalaman di Serie D bersama Gozzano di usia 16 tahun sebelum akhirnya mampu menembus level tertinggi sepak bola internasional.

Di sisi lain, posisi Di Lorenzo kini semakin terdesak tidak hanya oleh Kayode, tetapi juga kehadiran talenta muda lainnya seperti Marco Palestra. Persaingan ketat di sektor bek kanan ini memaksa sang pemain bertahan harus bekerja ekstra keras jika ingin merebut kembali kepercayaan pelatih. Dinamika baru di skuad Gli Azzurri ini menjanjikan persaingan yang semakin kompetitif jelang pertandingan-pertandingan penting berikutnya di kancah internasional.