Badai tekanan kini tengah menghantam Venezia setelah kekalahan menyakitkan 1-3 dari Atalanta membuat mereka terbenam di dasar klasemen. Hasil minor di Bergamo tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan di awal musim Serie A, sekaligus membuat posisi pelatih Giovanni Stroppa berada dalam ketidakpastian besar. Dilansir dari Football Italia, manajemen klub dikabarkan mulai mempertimbangkan masa depan sang juru taktik secara serius di tengah hantaman krisis performa tim.

Meskipun baru saja membawa Venezia promosi kembali ke kasta tertinggi Liga Italia musim lalu, kredit poin Stroppa tampak habis di mata petinggi klub. Kekalahan cepat di babak pertama, di mana gawang mereka sudah bobol dua gol dalam kurun waktu enam menit awal, menunjukkan rapuhnya lini pertahanan Lagunari. Kendati sempat bangkit di paruh kedua melalui dua tembakan yang mengenai tiang gawang serta satu gol dianulir, hal tersebut belum cukup menyelamatkan posisi sang pelatih dari ancaman pemecatan.

Ketika disinggung mengenai masa depannya seusai pertandingan, Giovanni Stroppa secara terbuka menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada manajemen klub. Ia merasa para pemainnya di atas lapangan sudah menunjukkan kerja keras maksimal serta layak mendapatkan hasil yang jauh lebih baik daripada rentetan kekalahan memalukan ini. Dirinya juga menegaskan siap bertanggung jawab penuh atas situasi sulit yang sedang melanda tim kebanggaan publik Pier Luigi Penzo tersebut.

Di sisi lain, bursa calon pelatih baru Venezia mulai memanas dengan munculnya beberapa nama familiar ke permukaan. Paolo Zanetti, sosok yang pernah membawa klub promosi pada tahun 2021, disebut-sebut menjadi kandidat kuat setelah asistennya tertangkap basah memantau langsung laga dari tribune stadion di Bergamo. Selain itu, spesialis penyelamat zona degradasi Davide Nicola turut masuk dalam radar buruan manajemen sebagai alternatif pengganti sepadan.

Laga giornata berikutnya melawan Napoli diprediksi bakal menjadi penentuan hidup-mati bagi Giovanni Stroppa. Jika gagal mempersembahkan poin perdana atau perubahan signifikan di lapangan, manajemen Venezia diyakini tidak akan ragu menarik pelatuk pemecatan demi menyelamatkan sisa musim kompetisi.