Dunia sepak bola wanita kembali dibuat terpukau oleh aksi magis bintang Tigres Femenil, Lizbeth Ovalle, yang mencetak gol akrobatik luar biasa ke gawang Chivas. Aksi memukau ini terjadi di Estadio Universitario, Nuevo León, ketika laga baru berjalan sengit dan langsung menyita perhatian publik internasional berkat tingkat kesulitan teknik yang sangat tinggi.

Proses terciptanya gol yang dijuluki el camaroncín ini berawal dari umpan silang akurat yang dikirimkan oleh Jennifer Hermoso dari sisi kanan lapangan penyerangan. Dalam posisi membelakangi gawang lawan, Ovalle secara luar biasa menyambut bola menggunakan tumitnya, melepaskan sepakan melengkung melewati penjaga gawang Chivas Blanca Félix sebelum akhirnya bersarang telak di dalam jaring.

Dilansir dari Marca, rekaman gol sensasional tersebut sempat kembali viral di berbagai platform media sosial dan memicu gelombang dukungan masif dari para suporter di dunia maya. Banyak penggemar sepak bola mendesak agar aksi berkelas internasional itu layak mendapatkan apresiasi tertinggi dalam ajang Puskás Award berkat keindahan dan keunikannya yang jarang sekali terjadi di atas lapangan hijau.

Kendati demikian, terdapat regulasi penting yang membatasi peluang tersebut karena sejak tahun 2024, Puskás Award secara khusus didedikasikan untuk menghargai gol terbaik di sektor sepak bola pria. Sebagai gantinya, FIFA kini telah resmi menghadirkan Marta Award sebagai bentuk penghargaan tertinggi yang khusus diberikan untuk mengapresiasi gol paling spektakuler di kategori sepak bola wanita.

Penghargaan bergengsi tersebut diambil dari nama legenda hidup sepak bola asal Brasil yakni Marta Vieira da Silva, yang menerima trofi perdana pada tahun 2024 lalu. Menariknya, cerita manis justru berpihak kepada sang penyerang sayap Meksiko yang telah menuntaskan rasa penasaran publik lewat pencapaian gemilang di akhir tahun.

Pada Desember 2025, Lizbeth Ovalle resmi dinobatkan sebagai pemenang Marta Award berkat gol tumit ajaibnya ke gawang Chivas tersebut. Keberhasilan ini sekaligus menempatkan bintang Tigres Femenil itu sebagai pemain kedua di dunia yang sukses mengukir sejarah dan merengkuh penghargaan prestisius tingkat global tersebut.