Musim kedua yang luar biasa bagi Golden State Valkyries berujung manis di panggung tertinggi basket putri Amerika Serikat. Bermain di hadapan pendukung sendiri yang memadati stadion, tim asuhan Natalie Nakase sukses mengunci gelar juara WNBA pertama mereka setelah menaklukkan Atlanta Dream dengan skor ketat 68-63 pada Game 7 yang penuh drama.

Kemenangan sensasional ini tidak lepas dari magis sang bintang, Gabby Williams, yang tampil menggila di paruh kedua pertandingan. Sempat tertinggal enam poin saat turun minum dan hanya mencetak dua angka di dua kuarter awal, Williams mengamuk selepas jeda dengan memborong 28 dari total 30 angka penutupnya di sisa 20 menit laga.

Ketegangan mencapai puncaknya ketika skor sempat imbang 53-53 di kuarter pemungkas. Namun, mental juara berbicara ketika Williams mencetak sembilan poin beruntun untuk Valkyries, termasuk tembakan tiga angka krusial yang membawa timnya memimpin 60-57 di menit-menit akhir dan menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

Tidak hanya menjadi motor serangan, pemain berusia 30 tahun yang musim ini juga bersaing ketat untuk penghargaan Defensive Player of the Year tersebut turut menunjukkan dominasinya di lini pertahanan. Kontribusi empat blok krusial serta ketenangannya di momen-momen krusial memastikan Atlanta Dream harus mengubur impian juara mereka untuk kesekian kalinya.

Pelatih Natalie Nakase tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya usai pertandingan penentuan yang menegangkan ini. Menurutnya, kesabaran serta mentalitas bertanding sang pemain kunci menjadi pembeda utama dalam sejarah singkat klub yang kini resmi berstatus sebagai juara baru WNBA.