Kasus pemalsuan dokumen vaksinasi COVID-19 yang sempat mengguncang sepak bola Eropa akhirnya menemui titik terang bagi Granit Xhaka. Gelandang andalan tersebut resmi dipulihkan statusnya sebagai kapten Swiss pada Selasa, setelah sebelumnya harus absen dalam empat pertandingan akibat skandal yang mencoreng namanya tersebut.
Dilansir dari ESPN FC, pengampunan ini juga diberikan kepada penyerang Breel Embolo yang sempat tersandung kasus serupa pada September lalu. Pelatih kepala Murat Yakin menegaskan bahwa dirinya sangat senang bisa kembali leluasa meramu taktik dan memanggil skuad terbaik tanpa batasan apa pun untuk melakoni dua laga UEFA Nations League bulan depan.
Sebelumnya, Xhaka harus menerima kenyataan pahit setelah dijatuhi hukuman masa percobaan selama dua tahun akibat menggunakan sertifikat vaksin palsu pada 2022 silam. Pemain yang bersangkutan juga diwajibkan membayar biaya pengadilan serta denda ditangguhkan sebesar 150.000 franc Swiss yang jika dikonversi setara dengan sekitar Rp3 Miliar berdasarkan kurs yang berlaku.
Kembalinya sang gelandang tentu menjadi suntikan moral luar biasa di lini tengah, mengingat pengalamannya yang sudah mencatatkan 152 caps bersama tim nasional. Swiss dijadwalkan akan bertandang menghadapi Slovenia pada 13 November sebelum menutup agenda bulan tersebut dengan menjamu Skotlandia tiga hari berselang di kandang sendiri.
Saat ini, skuad asuhan Murat Yakin tengah memimpin puncak klasemen sementara grup kasta kedua UEFA Nations League dengan keunggulan lima poin atas Slovenia. Ambisi besar kini diusung oleh perempat finalis Piala Dunia tersebut untuk menyegel tiket promosi kembali ke jajaran kasta tertinggi sepak bola benua biru.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang