Panggung megah Jinnam Gymnasium menjadi saksi bisu ketika GS Caltex sukses mengukir sejarah manis dengan mengawinkan gelar juara. Perjuangan luar biasa diperlihatkan oleh Gyselle Silva dan kolega yang harus melalui pertarungan lima set penuh drama untuk mengandaskan perlawanan sengit Hi Pass dengan skor 3-2 (25-23, 26-28, 18-25, 25-22, 15-5) pada hari Minggu.
Pertandingan puncak ini langsung menyuguhkan tensi tinggi sejak bola pertama dilambungkan. Hi Pass sempat mengejutkan dan mendikte jalannya permainan pada awal set pembuka, memaksa GS Caltex bekerja keras mengejar ketertinggalan sebelum akhirnya membalikkan keadaan tipis 25-23. Mentalitas juara bertahan Liga Voli Korea benar-benar diuji ketika Hi Pass bangkit pada dua set berikutnya dan berbalik unggul 2-1.
Tekanan bertubi-tubi dari kubu lawan yang dimotori oleh Kang So Hwi sama sekali tidak melunturkan ketenangan skuad asuhan pelatih GS Caltex. Memasuki set keempat, dominasi mulai kembali terlihat lewat aksi-aksi tajam lini serang yang dimotori oleh Gyselle Silva, memaksa laga berlanjut ke set kelima yang menjadi penentuan.
Mental baja dan stamina yang lebih terjaga membuat GS Caltex mengamuk pada set penentuan. Tanpa ampun, mereka menghantam Hi Pass dengan skor telak 15-5 dan memastikan trofi juara KOVO Cup 2026 berada di tangan mereka, sekaligus menyempurnakan musim gemilang usai menjuarai Liga Voli Korea.
Kesempurnaan malam itu ditutup manis dengan dinobatkannya Gyselle Silva sebagai pemain terbaik atau MVP berkat kontribusi masifnya sepanjang turnamen. Gelar ganda ini menegaskan status mereka sebagai kekuatan paling dominan yang sulit dihentikan di panggung voli profesional Korea saat ini.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang