Malam penuh sejarah tersaji di London Palladium Theatre ketika bintang Bayern Munchen, Harry Kane, secara resmi dinobatkan sebagai peraih Ballon d'Or 2026 pada Senin malam waktu setempat. Keberhasilan ini sontak membakar semangat para pendukung Setia sepak bola Inggris, mengingat penyerang haus gol tersebut sukses menyingkirkan para pesaing beratnya dalam perebutan trofi individu paling prestisius di dunia ini.
Dalam pengumuman yang dihelat meriah tersebut, Kane sukses mengungguli deretan bintang top lapangan hijau seperti Lamine Yamal dan Kylian Mbappe. Konsistensi performa serta ketajamannya di lini depan menjadi kunci utama bagi sang penyerang untuk mengamankan suara terbanyak dan berdiri di panggung tertinggi dunia sepak bola.
Gelar juara bergengsi ini sekaligus membuat sang penyerang sukses mengikuti jejak legenda Liverpool, Michael Owen, sebagai pemain asal Inggris yang pernah merengkuh penghargaan serupa pada tahun 2001 silam. Pencapaian ini menegaskan statusnya sebagai salah satu penyerang paling mematikan dalam sejarah sepak bola modern.
Sementara itu, malam penghargaan di London juga diwarnai oleh dominasi para bintang muda berbakat dari daratan Spanyol. Winger muda andalan Barcelona, Lamine Yamal, kembali menorehkan tinta emas dengan menyabet gelar Pemain Muda Terbaik Pria untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah mendominasi kategori yang sama pada edisi 2024 dan 2025.
Tidak ketinggalan, rekan senegaranya di tim nasional Spanyol yakni Unai Simon turut melengkapi pesta malam itu dengan merengkuh Lev Yashin Trophy sebagai penjaga gawang terbaik tahun 2026. Di kategori wanita, trofi Ballon d'Or jatuh ke tangan Alexia Putellas yang mengukuhkan koleksi gelar ketiga sepanjang kariernya setelah sukses memenanginya pada 2021 dan 2022.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang