Badai tensi tinggi yang sempat mengguncang ruang ganti Manchester United akhirnya mulai mereda. Bek senior Harry Maguire dengan tegas menyatakan bahwa rekan-rekan setimnya telah melupakan insiden ledakan emosi yang melibatkan Lisandro Martinez baru-baru ini. Situasi sempat memanas ketika sang bek asal Argentina melancarkan kritik tajam kepada direktur sepak bola klub usai kekalahan di Liga Champions, meski yang bersangkutan kemudian telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada tim.
Dampak dari prahara internal tersebut sempat memunculkan banyak spekulasi liar di media, namun skuad asuhan pelatih Michael Carrick memilih untuk fokus menatap ke depan. Dalam lawatan akhir pekan ke markas Leeds United yang berakhir imbang 1-1, Martinez langsung diturunkan sebagai starter sebelum akhirnya ditarik keluar saat turun minum. Maguire sendiri memberikan apresiasi tinggi atas penampilan solid rekan duetnya tersebut di paruh pertama pertandingan, sembari berharap cedera yang dialami sang bek tidak parah.
Tekanan besar memang tengah menggunung di pundak para penggawa Setan Merah menyusul rentetan hasil minor di awal musim kompetisi domestik. Berdasarkan catatan, tim saat ini baru mengumpulkan tujuh poin dari tujuh pertandingan pertama di Premier League, sebuah catatan minor yang membuat sang juru taktik mengakui situasi tim sedang tidak ideal. Kendati mentalitas skuad terus diuji setiap pekan ketika gagal meraih kemenangan, kebersamaan di ruang ganti diklaim masih terjaga erat.
Mentalitas juara dan ketahanan psikologis para pemain kini dituntut segera bangkit untuk menghadapi padatnya jadwal kompetisi. Maguire menekankan bahwa kegagalan mendulang kemenangan sebanyak musim lalu menjadi cambuk evaluasi tersendiri bagi seluruh anggota tim. Tanpa waktu lama untuk meratapi hasil imbang di Elland Road, skuad harus segera mengalihkan fokus penuh menghadapi pertandingan krusial berikutnya yang sudah menanti pada tengah pekan ini.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang