Deru mesin kuda besi langsung menggebrak Sirkuit Mandalika ketika sesi latihan bebas pertama atau FP1 Pertamina Moto2 Mandalika dimulai. Sorotan publik tentu tertuju pada pembalap kebanggaan tanah air, Mario Aji, yang berjuang keras mengamankan catatan waktu terbaik di hadapan pendukung sendiri. Perjuangan tidak mudah langsung tersaji sejak bendera hijau dikibarkan di lintasan.

Pada awal sesi, pembalap asal Indonesia tersebut sempat mengejutkan tribun penonton dengan merangsek naik ke posisi 12. Namun, ketatnya persaingan membuat posisinya perlahan melorot ke urutan 15, bahkan sempat terlempar ke posisi 20 dan 22 menjelang sepuluh menit terakhir sesi latihan di bawah bayang-bayang pembalap lain seperti Taiyo Furusato.

Sementara itu, pertarungan sengit justru terjadi di barisan terdepan perebutan catatan waktu tercepat. Izan Guevara terlibat duel ketat melawan Senna Agius dan Manuel Gonzalez. Memasuki lima menit terakhir, Guevara sukses memimpin, sementara Alex Escrig sempat menempel ketat di posisi kedua dengan selisih tipis 0,049 detik saja.

Di sela-sela dominasi barisan depan, drama juga dialami oleh Mario Aji yang sempat merosot ke posisi 23 di belakang Angel Piqueras. Beruntung, jelang akhir sesi, ia mampu memperbaiki catatan waktunya secara signifikan dan merangksek naik hingga mengakhiri FP1 di peringkat ke-16 dengan selisih 0,9 detik dari sang pemuncak.

Hingga bendera finis berkibar, tak ada satupun pembalap yang mampu mematahkan catatan waktu milik Izan Guevara. Hasil ini tentu menjadi modal penting bagi para pembalap untuk melakukan evaluasi taktik dan setup motor menghadapi sesi-sesi krusial berikutnya di akhir pekan ini.