Stadion Max Rosenmann Arena di Sao Jose dos Pinhais, Brasil, mendadak menjadi saksi pilu bagi Timnas Futsal Indonesia. Ambisi besar Garuda Futsal harus membentur tembok tebing terjal ketika mereka dipaksa menyerah dengan skor 0-2 tanpa balas dari Cape Verde pada laga pamungkas fase grup ajang Copa das Nacoes de Futsal 2026, Sabtu waktu setempat.

Badai kekalahan ini langsung memantik reaksi keras dari sang juru taktik, Hector Souto. Pelatih kepala asal Spanyol tersebut tidak bisa menyembunyikan rasa kecewa mendalamnya, menyebut hasil minor ini sebagai salah satu momen paling menyesakkan selama dua tahun terakhir masa kepemimpinannya menakhodai skuad Merah Putih di kancah internasional.

Petaka bagi Garuda Futsal sesungguhnya lahir secara cepat di paruh pertama babak pembuka. Kelengahan lini pertahanan membuat gawang Indonesia jebol dua kali dalam kurun waktu singkat lewat aksi kilat Wilson Cabral pada menit keenam yang langsung digandakan oleh Fred Alexandre tepat satu menit berselang. Keunggulan cepat itu bertahan hingga turun minum dan memupus asa lolos ke babak semifinal.

"Kalah itu hal yang biasa dalam pertandingan, tetapi tidak dengan cara seperti ini. Kami tidak boleh 'menghadiahkan' 10 menit pertama pertandingan begitu saja, apa pun kompetisinya," ungkap Souto dengan nada geram melalui akun Instagram pribadinya, menyoroti buruknya konsentrasi awal anak asuhnya di atas lapangan.

Meski sempat bangkit dan mendominasi jalannya sisa 30 menit pertandingan babak kedua dengan berbagai peluang emas yang tercipta, penyelesaian akhir yang buruk membuat Garuda Futsal gagal mencetak gol balasan. Kegagalan ini sekaligus memaksa Timnas Futsal Indonesia mengalihkan fokus untuk melakoni laga perebutan peringkat kelima turnamen melawan Peru.