Klub Hibernian mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi larangan hadir di tiga pertandingan mendatang bagi kelompok suporter Block Seven. Keputusan ini diambil menyusul insiden kericuhan yang melibatkan sejumlah pendukung dengan pihak kepolisian dan petugas steward di tribun tandang saat laga melawan Dundee United.
Peristiwa bentrokan tersebut terjadi di Stadion Tannadice dalam pertandingan yang menjadi debut bagi pelatih Marink Reedijk. Pihak klub menyatakan bahwa investigasi menyeluruh masih terus berjalan bekerja sama dengan kepolisian setempat serta manajemen Dundee United untuk mengusut tuntas insiden yang mencederai keamanan pertandingan.
Berdasarkan investigasi awal, sanksi tiga pertandingan ini mencakup laga kandang melawan Falkirk dan Celtic, serta partai tandang menghadapi St Mirren. Keputusan tersebut juga telah dikomunikasikan secara langsung kepada pihak otoritas Liga Skotlandia atau Scottish Professional Football League demi menjaga ketertiban kompetisi.
Tekanan bagi klub semakin bertambah setelah kepolisian setempat mengumumkan bahwa sepuluh orang tambahan telah didakwa terkait kasus kericuhan terpisah. Insiden tersebut terjadi pada pertandingan tandang Hibernian sebelumnya saat menghadapi St Johnstone pada bulan lalu, memperpanjang catatan negatif perilaku suporter.
Manajemen klub menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan setiap penonton yang hadir di stadion merupakan prioritas utama yang tidak bisa ditawar. Setiap tindakan yang membahayakan keselamatan orang lain dinilai sangat tidak dapat diterima dan berpotensi memicu sanksi lanjutan yang lebih berat bagi individu maupun kelompok.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang