Setelah bulan-bulan penuh ketegangan di San Diego FC, Hirving Lozano akhirnya menemukan pelabuhan baru. Sang bintang asal Meksiko resmi bergabung dengan LA Galaxy dengan status pinjaman hingga akhir musim 2026. Kepindahan ini seakan menjadi jawaban atas kisah pelik yang membelit kariernya bersama tim debutan MLS tersebut.

Lozano, yang kini berusia 31 tahun, telah lama menjadi sorotan setelah dibekukan oleh San Diego FC. Konflik internal yang memanas, termasuk pertengkaran dengan pelatih Mikey Varas pada Oktober 2025, membuatnya hanya menjadi penonton di sisa musim. Kini, ia siap membuktikan diri bersama tim rival sekota yang juga tengah berjuang menembus babak playoff Wilayah Barat.

"Galaxy adalah salah satu klub terpenting di MLS. Ini peluang besar, dan saya mengambilnya. Saya pikir ini keputusan yang tepat," ujar Lozano kepada ESPN. "Sejujurnya, saya senang berada di sini. Galaxy memberi saya kesempatan, dan saya akan berusaha memberikan yang terbaik untuk klub ini."

Kisah di Balik Kebekuan di San Diego

Kepergian Lozano dari San Diego bukan tanpa drama. Sejak November lalu, ia tak pernah tampil setelah sebelumnya tersandung masalah disiplin. Manajemen klub bahkan secara terang-terangan menyatakan bahwa pemain berjuluk Chucky itu tidak masuk dalam rencana olahraga mereka musim ini. Meski begitu, Lozano mengaku tidak tahu pasti penyebabnya.

"Saya tidak tahu alasan pastinya, tapi mereka punya alasan," kata Lozano. "Tapi sekarang, ada tujuan berbeda, target berbeda, dan untuk saat ini, saya di sini bersama Galaxy."

Keputusan San Diego untuk membekukan pemain termahalnya itu jelas menguras biaya. Dengan gaji pokok mencapai $9,33 juta per tahun, San Diego telah membayar sekitar $5,83 juta hanya untuk membuat Lozano berlatih sendiri. Namun, langkah ini juga memberi fleksibilitas bagi San Diego untuk merombak skuad, meski status pinjaman Lozano masih menyisakan ruang untuk dipermanenkan.

Fitur Sempurna untuk Galaxy

Bagi LA Galaxy, kedatangan Lozano adalah buah dari perburuan panjang. Manajer Umum Will Kuntz mengungkapkan bahwa mereka sudah mencoba merekrut pemain ini sejak tiga tahun lalu, saat Lozano masih di Napoli. Namun, berbagai kendala, termasuk sanksi transfer, membuat kesepakatan gagal terwujud.

"Kami menghubungi semua direktur olahraga yang pernah bekerja dengannya, pemain yang pernah bermain dengannya, analis video, analis data, pelatih; benar-benar mencoba mendapatkan gambaran lengkap tentang pria ini," ujar Kuntz kepada ESPN. "Dia adalah kecocokan sepak bola yang sempurna."

Kuntz juga menambahkan bahwa Lozano akan menempati posisi sayap kiri, yang memungkinkan Joseph Paintsil kembali ke sisi kanan. Dengan kehadiran Lozano, Galaxy juga mendapatkan fleksibilitas untuk merekrut penyerang Kyogo Furuhashi dan gelandang Sergi Roberto. "Kami mungkin akan melakukan satu atau dua langkah lagi sebelum bursa transfer ditutup," katanya.

Meski harus menepi lama, Lozano mengaku siap tampil. "Saya bekerja sangat keras untuk mewujudkannya. Di sini, klub telah menyiapkan program yang baik untuk saya," ujarnya. Debutnya bisa terjadi akhir pekan ini saat Galaxy bertandang ke Houston Dynamo. Pertanyaan besarnya, akankah Chucky mampu mengulang kejayaannya dan membawa Galaxy terbang ke playoff?