Penyerang Portland Thorns, Sophia Wilson, harus menerima kenyataan pahit setelah Komite Disiplin NWSL memutuskan untuk memperpanjang masa skorsingnya menjadi dua pertandingan. Dilansir dari ESPN FC, keputusan tegas ini diambil usai tinjauan lanjutan terhadap insiden kekerasan yang melibatkan sang penyerang saat menghadapi Boston Legacy.
Insiden bermula pada babak pertama ketika Sophia Wilson diganjar kartu merah langsung akibat melakukan aksi tidak terpuji berupa menarik rambut pemain lawan, Laís Araújo. Komite Disiplin NWSL menyatakan bahwa pelanggaran tersebut telah memenuhi unsur Pasal 12.4.11 dalam Manual Operasi Liga mengenai Pelanggaran Pertandingan Berat, sehingga hukumannya ditambah satu pertandingan dari sanksi standar.
Akibat sanksi tambahan ini, Sophia Wilson yang kini sedang bergabung dengan tim nasional Amerika Serikat dipastikan harus absen dalam dua laga krusial timnya di ajang liga. Ia akan menjadi penonton saat Portland Thorns menjamu Bay FC pada 18 Oktober serta laga tandang melawan North Carolina Courage pada 23 Oktober mendatang.
Absennya sang penyerang tentu menjadi pukulan telak bagi Portland Thorns yang tengah berjuang mengamankan posisi di papan atas klasemen. Skuad asuhan pelatih terkait saat ini masih tertahan di peringkat ketujuh dari 16 tim peserta NWSL dengan catatan 12 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 7 kekalahan di sepanjang musim ini.
Situasi tim semakin mendesak mengingat Portland Thorns sedang berada dalam tren negatif tanpa kemenangan dalam empat pertandingan kandang terakhir mereka. Dengan format liga yang meloloskan delapan tim teratas ke babak playoff, kehilangan pemain kunci dalam fase krusial penentuan musim ini memperbesar tekanan bagi tim untuk segera bangkit.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang